Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Selamat Datang di Blog Info Konservasi Papua

Cari Informasi/Berita/Tulisan/Artikel di Blog IKP

IKLAN PROMO : VIRTUOSO ENTERTAIN " NUMBAY BAND ", info selengkapnya di www.ykpmpapua.org

IKLAN PROMO : VIRTUOSO ENTERTAIN " NUMBAY BAND ", info selengkapnya di www.ykpmpapua.org
Info Foto : 1) Virtuoso Entertain bersama Numbay Band saat melakukan penampilan bersama Artis Nasional Titi DJ. 2) Saat penampilan bersama Artis Diva Indonesia, Ruth Sahanaya. 3) Mengiringi artis Papua, Edo Kondologit dan Frans Sisir pada acara "Selamat Tinggal 2012, Selamat Datang 2013" kerjasama dengan Pemda Provinsi Papua di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Dok 2 Jayapura. 4) Melakukan perform band dengan Pianis Jazz Indonesia. 5) Personil Numbay Band melakukan penampilan di Taman Imbi, Kota Jayapura. Vitrtuoso Entertain menawarkan produk penyewaan alat musik, audio sound system dan Band Profesional kepada seluruh personal, pengusaha, instansi pemerintah,perusahaan swasta, toko, mal, kalangan akademisi, sekolah, para penggemar musik dan siapa saja yang khususnya berada di Kota Jayapura dan sekitarnya, serta umumnya di Tanah Papua. Vitrtuoso Entertain juga menawarkan bentuk kerjasama seperti mengisi Acara Hari Ulang Tahun baik pribadi maupun instansi, Acara Wisuda, Acara tertentu dari pihak sponsor, Mengiringi Artis dari tingkat Nasional sampai Lokal, Acara Kampanye dan Pilkada, serta Acara-Acara lainnya yang membutuhkan penampilan live, berbeda, profesional, tidak membosankan dan tentunya.... pasti hasilnya memuaskan........ INFO SELENGKAPNYA DI www.ykpmpapua.org

25 January 2006

Manca Negara : Filiphina : USD1,2 Juta Bantuan ADB Untuk Perangi Avian Flu 3 Negara Asean

( Media Indonesia, 24 Januari 2006 )
Bank Pembangunan Asia (ADB) menawarkan bantuan hibah sebesar USD1,2 juta untuk membantu Indonesia, Malaysia dan Filipina memerangi virus avian flu, SARS dan penyakit infeksi lainnya yang terus merebak, sumber ADB mengatakan, Selasa.

Bank yang berbasis di Manila itu mengatakan bahwa bantuan itu akan memperkokoh sistem pengawasan dan kesiapsiagaan tiga negara anggota Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dalam pencegahan dan pemberantasan penyakit infeksi beresiko tinggi itu.

Para ahli merasa tiga negara itu rentan terserang virus avian flu, sindrom saluran pernafasan akut (SARS-severe aqute respiratory syndrome) dan penyakit infeksi serupa. Merebaknya virus mematikan itu akhir-akhir ini menjadi fokus perhatian karena melemahnya ketahanan epidemiologi di negara-negara berkembang dan mempertinggi ketahanan masyarakat yang tinggal di kawasan Asia, kata bank tersebut.

Richard Ondrik, seorang ahli senior implementasi proyek pada bank tersebut, mengatakan bahwa dana itu akan membantu tiga negara membangun suatu sistem komprehensif untuk investigasi, penanganan kasus dan juga peringanan pada tingkat lokal, nasional dan subregional.

Dana tersebut juga akan dipergunakan untuk peningkatan informasi dan mekanisme komunikasi serta membantu mendorong berbagai kebijakan untuk pengawasan penyakit yang dapat menular itu. Organisasi Kesehatan Dunia memperingatkan bahwa flu burung mungkin penularannya dalam bentuk yang dapat menular dari manusia ke manusia, sementara virus SARS diprediksi dapat muncul lagi di Asia. ADB mengatakan infeksi HIV juga merebak di tiga negara itu.

Ondrik menyatakan perlunya mendorong kerjasama di antara negara-negara tersebut dalam pencegahan terhadap merebaknya penyakit infeksi, malaria, TBC dan demam berdarah yang mewabah di tiga negara tersebut.

Total biaya proyek-proyek yang didanai ADB untuk membantu tiga negara ASEAN guna memerangi penyakit infeksi diperkirakan USD1,7 juta. Bantuan tersebut akan diselesaikan sekitar 18 bulan permulaan Maret.

Sekitar 80 orang meninggal akibat flu burung-H5N1 sejak 2003, sebagian besar mereka di negara-negara Asia termasuk Kamboja, Cina, Indonesia, Thailand dan Viet Nam, demikian data WHO. (ant/OL-1)