( Republika, Senin 01 Mei 2006 )
Pemerintah Kabupaten Paniai, Papua akan melakukan kontrak kerjasama dengan Universitas Negeri (Unipa) Manokwari, Irian Jaya Barat untuk mengadakan penelitian potensi tiga danau di daerah tersebut serta beberapa jenis tumbuhan yang tumbuh di danau tersebut.Kepala Bidang Prasarana dan Fisik Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Kabupaten Paniai, Ambrosius Eria di Jayapura mengatakan bahwa pihaknya telah mengalokasikan anggaran tahun 2006 untuk kontrak kerjasama dengan para ahli dari Unipa, Manokwari. Para peneliti dapat meneliti potensi debit air, biota danau dan beberapa tumbuhan sperti eceng gondok, ganggang dan sebagainya yang tumbuh di permukaan danau. "Ada beberapa jenis tumbuhan yang menutupi permukaan air menyebabkan warga yang akan menyeberang menggunakan perahu tradisional dan perahu motor johnson kewalahan bahkan perahu sering kandas dan terbalik mengakibatkan warga tenggelam," katanya Potensi danau dan tumbuhan yang menutupi danau belum diteliti sehingga belum diketahui kekayaan di tiga danau terbesar di pedalaman Papua itu untuk pengembangan ekonomi di masa depan," kata Eria. Paniai memiliki tiga danau yaitu Danau Paniai, Danau Tigi dan Danau Tage merupakan salah satu danau terbesar di kawasan timur Indonesia setelah danau Ayamaru di Kabupaten Sorong Selatan, Irian Jaya Barat serta Danau Sentani di Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Ketiga danau itu menyimpan biota seperti ikan nila, mujair, udang, ikan mas, ikan sembilan hitam dan ikan belut yang bernilai ekonomis tinggi.Dikatakannya, belakangan ini nelayan kewalahan menangkap biota danau karena terhalang tumbuhan encek gondok dan ganggang. Kedua tumbuhan itu kini tumbuh semakin marak menjadi penghalang bagi para nelayan tradisional untuk mencari nafkah. Peristiwa tragis terjadi tahun 2003 dimana sebuah perahu Johnson membawa sekitar 25 penumpang terbalik mengakibatkan seluruh penumpang dan pengemudi tewas hanyut dan tidak bisa ditemukan jenazahnya. Eria juga mengemukakan, dari hasil penelitian itu diharapkan dapat dikembangkan wisata alam danau Paniai sehingga mampu menarik para wisatawan dalam negeri maupun luar negeri sehingga menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Paniai dimasa depan.Untuk mencapai Paniai hanya menggunakan pesawat jenis Cessna milik misionaris dan twin otter MNA.
Selamat Datang di Blog Info Konservasi Papua
Cari Informasi/Berita/Tulisan/Artikel di Blog IKP