( Cenderawasih Pos, Sabtu 11 Maret 2006 )
Keluhan Dinas Perikanan Provinsi Papua bahwa pengembangan potensi perikanan dan kelautan di daerah terkendala minimnya sarana infrastruktur dan sumber daya manusia, disikapi serius Sekretaris Komisi B DPRP, Idrus Khalwani,SP.
Dikatakan, pengembangan potensi perikanan dan kalautan di daerah ini memang belum dilakukan secara optimal, disebabkan minimnya sarana dan prasaran penunjang."Potensi perikanan dan kelautan di daerah ini belum dikelola secara baik sebagai akibat minimnya sarana penunjang seperti industri perikanan, pelabuhan maupun sumber daya manusia perikanan itu sendiri,"jelasnya kepada wartawan,kemari.
Untuk itu, ke depan pemerintah daerah harus membuka diri dengan pihak swasta investor untuk bersama sama mengelola dan mengembangkan potensi perikanan dan kelautan yang dimiliki oleh daerah, mengingat Provinsi Papua ini kaya akan sumber daya laut.
Diakui, selama ini upaya pengembangan potensi perikanan dan kelautan yang dilakukan oleh pemerintah daerah yang dananya bersumber dari alokasi APBD maupun APBN, belum memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan daerah ini. "Ke depan pemerintah daerah harus memberikan peluang yang besar bagi pihak swasta khususnya para investor yang bergerak di bidang perikanan sehingga potensi perikanan yang dimiliki oleh daerah ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,"pungkasnya. (and)
Selamat Datang di Blog Info Konservasi Papua
IKLAN PROMO : VIRTUOSO ENTERTAIN " NUMBAY BAND ", info selengkapnya di www.ykpmpapua.org
Info Foto : 1) Virtuoso Entertain bersama Numbay Band saat melakukan penampilan bersama Artis Nasional Titi DJ. 2) Saat penampilan bersama Artis Diva Indonesia, Ruth Sahanaya. 3) Mengiringi artis Papua, Edo Kondologit dan Frans Sisir pada acara "Selamat Tinggal 2012, Selamat Datang 2013" kerjasama dengan Pemda Provinsi Papua di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Dok 2 Jayapura. 4) Melakukan perform band dengan Pianis Jazz Indonesia. 5) Personil Numbay Band melakukan penampilan di Taman Imbi, Kota Jayapura. Vitrtuoso Entertain menawarkan produk penyewaan alat musik, audio sound system dan Band Profesional kepada seluruh personal, pengusaha, instansi pemerintah,perusahaan swasta, toko, mal, kalangan akademisi, sekolah, para penggemar musik dan siapa saja yang khususnya berada di Kota Jayapura dan sekitarnya, serta umumnya di Tanah Papua. Vitrtuoso Entertain juga menawarkan bentuk kerjasama seperti mengisi Acara Hari Ulang Tahun baik pribadi maupun instansi, Acara Wisuda, Acara tertentu dari pihak sponsor, Mengiringi Artis dari tingkat Nasional sampai Lokal, Acara Kampanye dan Pilkada, serta Acara-Acara lainnya yang membutuhkan penampilan live, berbeda, profesional, tidak membosankan dan tentunya.... pasti hasilnya memuaskan........ INFO SELENGKAPNYA DI www.ykpmpapua.org
12 March 2006
Jayapura : Komisi B DPRP Akui Pengembangan Potensi Perikanan Belum Optimal
Jayapura :Draf Raperdasus Lingkungan Hidup Sudah Rampung
( Cenderawasih Pos, Sabtu 11 Maret 2006 )
Draf rancangan peraturan daerah khusus (Raperdasus) lingkungan hidup Provinsi Papua, sudah rampung dan tinggal disahkan. Bahkan menurut Kepala Bapedalda Provinsi Papua Drs. DF Dimara, MM, draf Raperdasus lingkungan hidup ini sudah pernah diajukan ke DPRP namun masih dipending.
"Draf Raperdasus sudah ada dan tinggal disahkan. Pada Agustus 2005 sudah pernah diajukan tapi masih dipending, kami berharap dalam sidang berikutnya bisa ditetapkan sehingga pengelolaan lingkungan dapat terarah secara baik,"ujarnya kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/3) kemarin.
Menurutnya, dalam pra rancangannya, draf Raperdasus itu sebelumnya sudah melalui uji holistrik. Tak hanya itu, draf Reperdasus itu juga dirancang bersama dengan pusat penelitian dan lingkungan. Artinya draf Raperdasus lingkungan hidup yang sudah ada ini benar-benar sudah melalui kajian ilmiah.
Adapun isi dari draf Raperdasus ini adalah tentang pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berkelanjutan. "Intinya dalam isi Raperdasus itu adalah pembangunan yang berkelanjutan dengan tetap menghargai hak-hak dasar masyarakat setempat. SDA sudah ada, namun diharapkan pengelolaannya
dilakukan sebaik-baiknya tanpa mengakibatkan dampak lingkungan,"ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, juga diharapkan agar kebijakan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah ke depan benar-benar memperhatikan masalah dampak kerusakan lingkungan. "Yang diharapkan tentunya bagaimana supaya pembangunan yang dibuat adalah pembangunan yang berkelanjutan," tandasnya. (ito)
Tips & Trik : Merawat Bunga Mawar
( Brinkster.com, Sabtu 11 Maret 2006 )
Oleh: Ifan Sofiandi
" Merawat bunga mawar kalo daunnya berwarna kuning jangan di cabut tapi di gunting biar nggak mati kalo di gunting kan ngak mati tapi malah cepat berbunga. Selamat mencoba kawan "
09 March 2006
Jayapura : Pengembangan Perikanan Terkendala Sarana Infrastruktur
( Cenderawasih Pos, Rabu 08 Maret 2006 )
Kepala Dinas Perikanan dan Kelauatan (DPK) Provinsi Papua Ir. Astiler Maharadja mengungkapkan, masalah utama yang dihadapi dalam rangka pengembangan potensi perikanan di wilayah Papua adalah masih rendahnya mutu sumber daya manusia (SDM) dan minimnya sarana infrastruktur.
Terkait dengan itu, DPK Provinsi akan berupaya semaksimal mungkin mengintensifkan usaha pengembangan budidaya ikan dan meningkatkan volume produksi hasil tangkapan ikan guna memenuhi kebutuhan masyarakat. "Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan gizi masyarakat, produksi hasil tangkapan ikan harus ditingkatkan. Hal ini juga sebagai langkah untuk mengendalikan terjadinya kenaikan harga ikan di tingkat pasar,'kata Astiler Maharadja.
Selain itu lanjut Astiler, upaya-upaya lain yang harus dilakukan untuk menciptakan ketahanan pangan khususnya ikan adalah selalu menyediakan bahan baku (bibit) industri perikanan dan tersedianya SDM yang terampil dan profesional dalam bidangnya. Sebab sebaik apapun program yang dibuat, tanpa disertai SDM yang be.rkualitas, maka tidak bisa berjalan dengan baik.
Disinggung mengenai program pengembangan budidaya ikan, menurut Astiler ke depan akan lebih diarahkan ke wilayah pedalaman. Alasannya, selain daerahnya sangat potensial untuk program budidaya ikan, di satu sisi juga akan menjawab masalah perbaikan gizi masyarakat.
Sedangkan untuk di wilayah Jayapura sendiri, pengembangan budidaya ikan ini akan di fokuskan di danau Sentani dan beberapa tempat lainya seperti di Koya." Program pengembangan budidaya ikan air tawar ini selain sangat mudah dilakukan, dari sisi mencari pakannya pun tidak terlalu sulit. Sebab untuk pakan, bisa diberikan dari sisa-sia makanan yang ada,"katanya. (mud)
Merauke : Lagi, TNI Tangkap 5 Kapal, Salah Satunya Kapal Penampung Ikan
( Cenderawasih Pos, Rabu 08 Maret 2006 )
Setelah sebelumnya jajaran TNI Angkatan Laut (AL) berhasil menangkap dan menggiring 10 kapal yang sedang beroperasi melakukan penangkapan ikan di sekitar Laut Arafura karena melakukan pelanggaran, maka Jajaran TNI AL kembali menangkap 5 kapal. Dari 5 kapal yang berhasil ditangkap tersebut, satu diantaranya merupakan kapal penampung ikan, sedangkan lainnya merupakan kapal tangkap.
Hanya saja, nama dari ke 5 kapal tersebut belum diketahui, sebab, kapal itu sementara dalam perjalanan menuju Merauke. Dilain pihak, pihak Lanal Merauke mengaku belum mendapatkan berkas penangkapan 5 kapal tersebut karena belum diserahkan dari pihak Nahkoda KRI.
Kelima kapal itu berhasil ditangkap KRI Untung Suropati dan KRI Layang yang sedang berpatroli di sekitar Laut Arafura. Dengan penangkapan ini, membuktikan tingkat pelanggaran hukum yang dilakukan oleh kapal-kapal yang sedang beroperasi di Laut Arafura sangat tinggi. Pasalnya, dalam jangka waktu yang singkat (2 bulan) ini, Angkatan Laut melalui patroli kapal perang AL di sekitar laut Arafura telah berhasil menangkap sedikitnya 15 kapal.
Danlantamal V Papua Laksamana Pertama, Sapardi, kepada pers di Merauke, Selasa kemarin mengatakan, dengan penangkapan kapal-kapal tersebut membuktikan pelanggaran hukum di Laut sangat tinggi. Tapi TNI AL yang diberi tugas dan wewenang mengamankan laut dan kedaulatan negara, tetap komit dan menegakkan hukum di Laut dan kedaulatan negara.
Kalau ada yang salah kita tangkap dan proses tandas pria dengan satu bintang dipundaknya itu. Yang sudah ditangkap oleh TNI AL itu, lanjutnya, baru merupakan sebagian kecil dari kapal-kapal yang melakukan pelanggaran di Laut mengingat laut Arafura sangat luas sementara peralatan dan personil yang ada kurang memadai dalam menjangkau dan mengawasi Laut Arafura yang maha luas tersebut."Di Arafura itu waktu malam kapal-kapal seperti pasar malam melakukan penangkapan ikan baik kapal asing maupun kapal dalam negeri,"jelasnya.
Untuk itu, pembangunan Lantamal XI di Merauke sangat penting dan mendesak untuk segera direalisasikan dalam mendukung pengawasan di sekitar Laut Arafura. Bahkan, Danlantamal Sapardi memperkirakan, pembangunanan Lantamal XI di Merauke tersebut diperkirakan akan mulai dilaksanakan pada bulan Oktober 2006 ini sesuai dengan Rapim TNI AL baru-baru ini.
Tapi tentunya, pembangunan Lantamal tersebut tergantung pada kesiapan daerah. Bahkan Danlantamal mengaku sudah meninjau lokasi rencana pembangunan Markas Lantamal baru di Merauke tersebut meski menurutnya masih berupa persawahan.
Danlantamal Sapardi menilai, rencana pembangunan Lantamal di Merauke itu memiliki posisi yang strategis dalam memperkuat kekuatan TNI AL yans lebih besar lagi. Saat ini, pihak TNI AL telah mengoperasikan beberapa kapal patroli di sekitar Laut Arafura untuk mengamankan wilayah tersebut dari berbagai pelanggaran di Laut. Jadi memang pengerahan pasukan yang dioperasikan oleh kami cukup besar di sini. Ada KRI Untung Suropati dan KRI Layang yang berhomebase disini (Merauke,red), dan KRI Kakap dan KRI Aru," ujarnya. (ulo)
08 March 2006
Manca Negara : London :Meski Berotak Kecil, Ingatan Burung Kolibri Sangat Baik
( Kompas, Selasa 07 Maret 2006 )
Meskipun memiliki otak yang hanya sebesar biji padi, burung kolibri memiliki ingatan yang sangat baik terutama terhadap sumber makanannya. Demikian hasil penelitian yang dilaporkan dalam jurnal Current Biology, Senin (6/3).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mengingat sumber makanannya, namun juga merencanakan jadwal perburuan dengan cermat. Burung yang beratnya 20 gram atau kurang ini biasa menghisap madu dan memangsa serangga.
"Setahu kami, ini adalah bukti pertama adanya hewan di alam yang dapat mengingat lokasi sumber makanannya dan kapan mereka pernah mengunjunginya," kata Susan Healy dari Universitas Edinburgh. Healy dan para ilmuwan di Inggris dan Kanada mempelajari kehidupan burung kolibri berwarna merah kecoklatan (Selasphorus rufus) yang hidup di pegunungan-pegunungan batu di Kanada.
Mereka menemukan bahwa burung-burung tersebut mengingat secara spesifik di mana terdapat bunga-bunga yang mengandung madu dan kapan mereka pernah mengunjunginya. Kedua aspek ingatan tersebut diyakini hanya dimiliki dengan baik oleh manusia.
"Burung kolibri yang mengunjungi wilayah berisi banyak bunga dapat mengingat bunga-bunga mana yang telah mereka hisap habis," kata Healy. Untuk mengujinya, para ilmuwan melacak seberapa sering burung kolibri mengunjungi bunga buatan yang telah diisi larutan gula di tempat yang dapat dijangkau burung.
Para peneliti mengisi ulang bunga-bunga tersebut setelah isinya habis dihisap burung kolibri. Setengah di antara bunga-bunga diisi setelah 10 menit dan bunga lainnya setelah 20 menit. Ternyata, burung akan kembali ke bunga-bunga tersebut sesuai dengan jadwal pengisian gulanya. Bunga yang disi ulang setelah 10 menit dikunjungi lebih dulu oleh burung kolibri.
"Kami terkejut melihat kemampuannya mengingat waktu dengan baik dan menggunakannya untuk mengatur pengambilkan makanan dari setidaknya delapan jenis bunga," kata Healy. Para ilmuwan menduga otak burung kolibri berkembang dengan baik karena harus selalu menghadapi jadwal perjalanan panjang saat migrasi. Mereka rata-rata bermigrasi sejauh 3.200 kilometer dari Kanada ke tempat yang lebih hangat di Meksiko setiap musim dingin dan akan kembali untuk berkembang biak di musim semi. Artinya, burung kolibri harus dapat menentukan sumber makanan dengan cepat dan tidak menghabiskan energi dan waktu hanya untuk mencari makanan saja. **
Merauke : TNI Angkatan Laut Kembali Tangkap 2 Kapal, Diduga Melakukan Operasional Tidak Sesuai Izin
( Cenderawasih Pos, Selasa 07 Maret 2006 )
Jajaran TNI Angkatan Laut untuk sekian kalinya menangkap kapal di Laut Arafura karena diduga melakukan Operasional tidak sesuai dengan izin. Pada penangkapan kali ini, TNI AL berhasil menangkap 2 buah kapal. Satu diantaranya merupakan kapal penangkap ikan berbendera Indonesia yakni KM Mitra 808, sedangkan satunya merupakan kapal tanker berbendera asing ST. Kicks Namd Nevis NV Malley. Kedua kapal tersebut berhasil ditangkap KRI Untung Suropati 872, dan kini keduanya telah digiring ke Merauke untuk proses hukum selanjutnya.
Danlanal Merauke Letkol Laut (P) Drs Hadi Pranoto, ketika ditemui kemarin rnengungkapkan, ketiga kedua tersebut ditangkap KRI Untung Suropati dalam waktu yang berbeda. KM Mitra 808 ditangkap pada 25 Pebruari 2006.
Pelanggaran yang dilakukan kapal tersebut berupa Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) tidak berlaku lagi alias kadaluarsa. Sedangkan kapal tanker NV Malley ditangkap karena melakukan loading atau pengisian bahan bakar secara ilegal ke kapal-kapal penangkap ikan yang ada di tengah laut. Dari penangkapan kapal asing tersebut, menurut Danlanal, barang bukti yang disita berupa kapal dan bahan bakar solar (ASQ) sebanyak 60 ton. Diduga sebagian bahan bakar minyak yang dimuat sebelumnya telah dijual kepada kapal-kapal yang sedang beroperasi di Laut Arafura.
Kini ketiga kapal tersebut, lanjut Danlanal Hadi Pranoto sedang diamankan di Pelabuhan Kelapa Lima Merauke untuk proses hukum selanjutnya. Dengan penangkapan dua kapal tersebut, menurut Danlanal, dalam tahun 2006 ini sejak awal Januari-Maret, pihaknya telah berhasil menangkap 10 kapal yang melakukan aktivitas di sekitar Laut Arafura diduga melakukan pelanggaran.
Kapal-kapal yang ditangkap sebelumnya, yakni KM Surya Samudera, KM Mitra 102, KM Dech AlsumOS, MV Haiwang 69, MV Fu Yuan Yu-325 dan MV Qiong Yuan Yu-01, MV Qiong Yuan Yu 02.
Disinggung proses hukum terhadap kapal-kapal yang sebelumnya ditangkap itu, Danlanal mengungkapkan untuk KM Dech Alsum 05 dan MV Haiwang BAP nya sudah P21. Sedangkan KM Surya Samudera prosesnya dilimpahkan ke PPNS Dinas Tenaga Kerja karena menyangkut pelanggaran ketenagakerjaan. Sedangkan MV Fu Yuan Yu-325 dan MV Qiong Yuan Yu-01, MV Qiong Yuan Yu 02, masih dalam proses penyelidikan.
Danlanal menandaskan, pihaknya tetap melaksanakan proses penengakan di Laut dengan tetap berpegang pada aturan yang ada. 4 Kami dari TNI Angkatan Laut tetap berkomitmen menengakkan huklum laut,"tandas Danlanal Hadi Pranoto. Terhadap proses penyelidikan kapal-kapal tersebut, Danlanal mengungkapkan pihaknya berupaya untuk secepatnya dengan mengajukan 1 pelanggaran dengan sanksi yang terberat. (ulo)
Tips & Trik :"Dedak Berkhasiat Menurunkan Tekanan Darah
( Kompas, Selasa 07 Maret 2006 )
Dedak atau bekatul umumnya dipakai sebagai makanan ternak. Padahal, lapisan terluar biji padi yang terlepas saat digiling tersebut mengandung gizi tinggi yang baik untuk tubuh manusia. Tidak hanya itu saja, hasil penelitian di Jepang menunjukkan bahwa dedak dapat menurunkan tekanan darah. Hasil penelitian ini dimuat dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry edisi 27 Januari.
Dalam penelitian tersebut, Ardiansyah Michwan, mahasiswa doktor asal Indonesia di Tohoku University dan para peneliti di National Research Institute of Brewing, Jepang melakukan percobaan pada tikus yang mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi).
Tikus-tikus tersebut dibagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama yang dipakai sebagai pengendali diberi menu makanan seperti biasa. Sedangkan, kelompok kedua dan ketiga diberi makanan tambahan berupa enzim Driselase dan etanol yang diektrak dari dedak sebesar 60 gram untuk setiap kilogram berat
tubuhnya.
Setelah delapan minggu, tekanan darah tikus pada kelompok kedua dan ketiga 20 persen lebih rendah daripada kelompok pengendali. Tikus-tikus dalam kelompok yang diberi makanan tambahan juga memiliki kandungan angiotensin-1 converting enzyme (ACE) lebih rendah dalam darahnya.
ACE adalah enzim pengubah angiotensin-1 menjadi angiotensin-2 yang memicu penyempitan pembuluh darah. Selain itu, kadar 8-hydroxy-2'-deoxyquanosine (8-OHdG) yang menunjukkan tekanan oksidasi juga lebih rendah pada tikus yang diberi makanan tambahan.
"Tekanan oksidasi berperan penting dalam proses perkembangan penyakit kardiovaskular," kata Ardiansyah yang juga penulis utama laporan penelitian tersebut. Hal tersebut menunjukkan bahwa dedak mungkin sangat baik bagi penderita hipertensi, hiperlipidemia (kadar lemak berlebih), dan hyperglycemia (kadar gula darah berlebih). Menurut Ardiansyah, khasiatnya mungkin didukung kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan pada dedak.
Pengaruh dedak terhadap hyperlipidemia bukanlah hal yang baru. NutraCea yang berbasis di AS telah mengklaim empat paten untuk hal tersebut. Meskipun demikian, pengaruh dedak terhadap penurunan tekanan darah belum banyak yang membuktikan.
Ardiansyah menekankan bahwa ekstraksi enzim dari dinding sel dedak adalah cara baru. Namun, penggunaan enzim akan lebih mudah diterapkan jika dedak dijadikan makanan fungsional. Menurutnya, bekatul mengandung komponen bioaktif oryzanol, tokoferol, dan asam felurat yang membuatnya berpotensi menjadi bahan makanan fungsional. Oryzanol berfungsi menurunkan kolesterol merugikan di darah. Tokoferol adalah vitamin E yang bersifat antioksidan. Sedangkan asam felurat diketahui menurunkan kadar gula dan tekanan darah.
Lebih dari 600 juta penduduk dunia mengalami tekanan darah tinggi. Bahkan penyakit tersebut menjadi biang kematian lebih dari 7 juta orang di antaranya. Seseorang dianggap mengalami tekanan darah tinggi jika tekanan sistol dan diastol darahnya di atas 140 dan 190 milimeter hidrargium (mmHg).
07 March 2006
Manca Negara : China : Seorang Pria China Tewas Akibat Flu Burung
( MetroTV News, Senin 06 Maret 2006 )
Seorang pria berusia 32 tahun di bagian selatan Provinsi Guangdong, China, dipastikan meninggal akibat virus H5N1 flu burung. Pria yang tinggal di Kota Guangzhou, tersebut mengalami demam dan radang paru-paru sejak 22 Februari 2006 dan meninggal 2 Maret silam. China daratan telah melaporkan 14 kasus infeksi flu burung pada manusia sejak Oktober 2005, delapan di antaranya meninggal.
Korban yang masih dirahasiakan identitasnya itu dibawa ke rumah sakit setelah mengalami sakit berkelanjutan. Sebelumnya korban dilaporkan mengunjungi pasar setempat secara rutin dan menghabiskan banyak waktu di tempat pemotongan ayam.
Media setempat, baru-baru ini, melaporkan bahwa kekasih pria tersebut juga jatuh sakit. Namun, tidak menunjukkan gejala flu burung. Hal sama juga dialami puluhan lainnya yang pernah kontak pisik dengan korban. Mereka kini dirawat di rumah sakit nomor dua di Kota Guangzhou. Untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut, para pekerja medis di rumah sakit tersebut, kini, mengenakan pakaian dan masker khusus.(DEN)
05 March 2006
Tips & Trik : Rahasia Kesehatan Kulit
( Cenderawasih Pos, Sabtu 04 Maret 2006 )
APA yang dapat Anda lakukan untuk mempercantIk kulit tanpa harus operasi plastik? Jawaban terletak pada tiga faktor, menurut Nicholas V. Perricone, MD, seorang asisten professor dermatology di Yale School of Medicine: Apa yang Anda makan dan minum, bagaimana Anda berolah raga dan lingkungan Anda sekitarnya.
Keadaan kulit Anda mencerminkan kesehatan umum tubuh Anda secara keseluruhan. Sebagai suatu organ, kulit tidak hanya menutup tubuh Anda kulit juga memberikan sistem kekebalan dan membantu Anda mengurangi toksin. Untuk memperbaiki kesehatan Anda secara keseluruhan dan demi kulit Anda, ada empat hal penting yang seharusnya Anda ketahui tentang memelihara kulit supaya kelihatan muda., berikut resep bermanfaat untuk Anda.
MAKANAN
Anda mungkin tidak menyadari bahwa kulit terdiri.dan protein, Sehingga penting untuk Anda makan makanan cukup protein untuk membantu kulit Anda memperbaiki kerusakan kulit secara teratur. Anda dianjurkan makan ikan beberapa kali seminggu begitu juga buah-buahan dan sayuran yang mengandung phytochemical dan antioksidim yang dapat menetralisir kerusakan sel kulit. Cobalah makan sayuran seperti bayam dan brokoli dan buah-buahan seperti jeruk.
AIR
Air mungkin kebutuhan kulit yang paling besar. Dianjurkan Anda minum sebanyak 8-10 gelas air per hari, untuk beberapa alasan.
Sernua reaksi kimia di dalam sel terjadi dengan bantuan air. Jika Anda sangat kekurangan air, Anda tidak bisa mengambil keuntungan terbesar dari nutrisi atau membuang banyak toksin. Anda dianjurkan untuk tetap menjaga agar kebutuhan air tercukupi setiap saat dan minum sedikit-sedikit sepanjang hari.
Jayapura : Pemusnahan Ayam Tanpa Dokumen oleh Karantina Hewan
( Cenderawasih Pos, Sabtu 04 Maret 2006 )
Petugas Karantina Hewan Wilayah Kerja Pelabuhan Jayapura memusnahkan ayam aduan tanpa dokumen yang didatangkan oleh salah seorang penumpang KM Dorolonda dari Ujung Pandang, Jumat (3/3) kemarin. Dalam melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap pemasukan unggas dan produk-produknya ini, petugas Karantina Hewan dibackup penuh oleh jajaran KP3 Laut Jayapura. Pemusnahan ini guna mengantisipasi masuknya virus flu burung ke Papua, khususnya Jayapura yang sampai saat ini masih bebas dari virus flu burung tersebut.
Jayapura : Komisi B DPRP Dukung Pengembangan Tanaman Jarak
( Cenderawasih Pos, Selasa 04 April 2006 )
Rencana Dinas Perkebunan Provinsi Papua membentuk Pokja (kelompok kerja) pengembangan tanaman jarak sebagai komoditi alternatif pengganti bahan bakar minyak (BBM) di setiap daerah baik provinsi/kota/kabupaten, disambut positif olehWakil Ketua Komisi B DPRP Drs. Paulus Sumino.
Menurutnya, pembentukkan Pokja tersebut sangat penting, mengingat dengan adanya wadah seperti ini, tentunya selain memberikan kemudahan dalam pelaksanaan program, juga akan terciptanya garis koordinasi yang baik.
"Kami berharap agar dengan terbentuknya Pokja pengembangan tanaman jarak yang dibentuk oleh Dinas Perkebunan di setiap daerah ini dapat mensinergikan semua tahap demi tahap pelaksanaan program ini sehingga bisa berjalan dengan baik,"katanya kepada Cenderwasih Pos, kemarin. Mengingat tahapan pelaksanaan program ini cukup bervariasi mulai dari sosialisasi program, basilene survey/studi, pengembangan tanaman jarak dan berbagai tahapan lainnya bahkan sampai pada pengolahan dan pemasarannya, maka perlu dipadukan program dari semua Pokja yang telah dibentuk sehingga program ini dapat berjalan dengan baik.
Di samping itu, tujuan mendasar dari pengembangan tanaman jarak adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan petani pada khususnya, tentunya peran aktif dari masyarakat sangat penting."Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama bagi petani, agar program ini berhasil maka pemerintah dan masyarakat selaku objek pembangunan harus berpartisipasi aktif mendukung program ini terutama dalam hal penyediaan lahan (tanah),"pungkasnya.(and)
