Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Selamat Datang di Blog Info Konservasi Papua

Cari Informasi/Berita/Tulisan/Artikel di Blog IKP

IKLAN PROMO : VIRTUOSO ENTERTAIN " NUMBAY BAND ", info selengkapnya di www.ykpmpapua.org

IKLAN PROMO : VIRTUOSO ENTERTAIN " NUMBAY BAND ", info selengkapnya di www.ykpmpapua.org
Info Foto : 1) Virtuoso Entertain bersama Numbay Band saat melakukan penampilan bersama Artis Nasional Titi DJ. 2) Saat penampilan bersama Artis Diva Indonesia, Ruth Sahanaya. 3) Mengiringi artis Papua, Edo Kondologit dan Frans Sisir pada acara "Selamat Tinggal 2012, Selamat Datang 2013" kerjasama dengan Pemda Provinsi Papua di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Dok 2 Jayapura. 4) Melakukan perform band dengan Pianis Jazz Indonesia. 5) Personil Numbay Band melakukan penampilan di Taman Imbi, Kota Jayapura. Vitrtuoso Entertain menawarkan produk penyewaan alat musik, audio sound system dan Band Profesional kepada seluruh personal, pengusaha, instansi pemerintah,perusahaan swasta, toko, mal, kalangan akademisi, sekolah, para penggemar musik dan siapa saja yang khususnya berada di Kota Jayapura dan sekitarnya, serta umumnya di Tanah Papua. Vitrtuoso Entertain juga menawarkan bentuk kerjasama seperti mengisi Acara Hari Ulang Tahun baik pribadi maupun instansi, Acara Wisuda, Acara tertentu dari pihak sponsor, Mengiringi Artis dari tingkat Nasional sampai Lokal, Acara Kampanye dan Pilkada, serta Acara-Acara lainnya yang membutuhkan penampilan live, berbeda, profesional, tidak membosankan dan tentunya.... pasti hasilnya memuaskan........ INFO SELENGKAPNYA DI www.ykpmpapua.org

08 February 2006

Siaran Pers : Berbagai Spesies Baru Ditemukan di "Negeri yang Hilang"

Siaran Pers : Conservation International Indonesia, http://www.conservation.or.id/

Berbagai Spesies Baru Ditemukan di "Negeri yang Hilang"

Dalam penelitian ini berhasil ditemukan spesies baru, diantaranya kanguru pohon mantel emas (Dendrolagus pulcherrimus), lima jenis palem-paleman, burung hisap madu serta penemuan kembali katak mata jaring (Nyctimystes fluviatilis) dan katak Xenorhina arboricola.

Jakarta (7 Febuari 2006). Berbagai spesies tumbuhan dan satwa berhasil ditemukan di wilayah Papua. Penemuan spektakuler ini adalah hasil kerjasama antara Conservation International Indonesia bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Universitas Cendarawasih (UNCEN) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Papua I di Pegunungan Foja, Mamberamo, Papua yang dilaksanakan 9 November hingga 9 Desember 2005.

Dalam survei ini, tim flora berhasil menemukan 24 jenis palem-paleman (Palmae), lima jenis diantaranya tercatat sebagai spesies baru: satu jenis Pholidocarpus, dua spesies rotan dan dua spesies palem Licuala. Tim ini pun berhasil pula mengoleksi 550 jenis tumbuhan di luar keluarga palem-paleman, lima diantaranya termasuk spesies baru. Saat ini koleksi tumbuhan tersebut masih diteliti secara intensif. "Ini merupakan catatan pertama penemuan genus Pholidocarpus di New Guinea, selama ini genus ini hanya dilaporkan di Thailand, Malaysia, Kalimantan, Maluku dan Sulawesi," jelas Dr. P. Mogea, peneliti utama, Herbarium Bogoriense, LIPI.

Penemuan kanguru pohon mantel emas (Dendrolagus pulcherrimus) merupakan hasil survei yang paling spektakuler dan membanggakan. Pasalnya salah satu mamalia yang berstatus hampir punah ini tercatat sebagai pertemuan pertama (first record) di wilayah Indonesia. Keberadaan spesies ini dilaporkan oleh Dr. Jared Diamond di Papua Nugini, pada tahun 1981 dan menjadi pembicaraan para ahli mamalia selama 25 tahun. "Para ahli mamalia menyebutkan bahwa kangguru pohon ini adalah spesies yang berbeda dengan spesies di Pegunungan Torricelli (Papua Nugini), kedua lokasi tersebut terpisah jauh dan terisolasi" terang Dr. Yance de Fretes, ahli spesies Conservation International Indonesia.

Pegunungan Foja dapat dinyatakan sebagai salah satu lokasi yang kaya akan jenis amfibi di kawasan Asia Pasifik. "Dalam survei singkat ini saja kami berhasil mengoleksi 60 spesies, paling sedikit ada 20 jenis yang tercatat sebagai spesies baru," jelas Stephen Richards M.Sc, peneliti asal South Australian Museum, Adelaide, Australia.Yang paling menarik adalah penemuan kembali katak berstatus sangat langka: katak mata jaring (Nyctimystes fluviatilis) dan katak Xenorhina arboricola. "Kedua jenis ini hanya dapat ditemukan di dua lokasi di Papua Nugini dan Pegunungan Foja" jelas Steve, panggilan akrab Stephen.

Jenis burung di Papua juga bertambah dengan ditemukannya spesies baru jenis burung penghisap madu dari genus Meliphagidae. Sampai kini spesies ini masih dalam penelitian dan belum diberi nama ilmiah. Dalam survei ini juga ditemukan burung namdur dahi emas, Amblyornis flavifrons. Burung ini dideskripisi pada tahun 1895 dari dua burung opsetan, yang didapat dari pedagang burung. Penemuan ini menguak misteri keberadaannya, setelah 110 tahun tak diketahui habitat asli dan daerah penyebarannya. Burung spektakuler lain yang ditemukan adalah Cendrawasih Parotia (Parotia berlepschi). Lantaran keterbatasan informasi habitat dan penyebarannya sebelumnya, spesies ini mungkin akan di usulkan sebagai spesies tersendiri.

Tim kupu-kupu berhasil mengoleksi sekitar 170 spesies. "Tim kami berhasil mengidentifikasi lima jenis kupu-kupu spesies baru" ujar Bruder Henk, ahli kupu-kupu dari Papua. "Tak pernah selama hidup saya mengoleksi begitu banyak spesies baru dalam waktu singkat dan hanya di satu lokasi saja" lanjut Bruder Henk yang telah meneliti kupu-kupu di Tanah Papua selama 30 tahun lebih.

Adanya hasil survei awal ini tentu saja memberikan gambaran bahwa banyak terdapat kekayaan hayati Mamberamo yang belum tersingkap. "Penelitian ini sangat penting bagi perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia" ujar Dr. Dedi Darnaedi, Kepala Pusat Biologi LIPI. "Kendala dana bukanlah suatu hambatan bagi sebuah penelitian. Kendala itu dapat di atasi dengan cara kolaboratif".

"Hasil penelitian ini semoga dapat menjadi acuan yang berarti bagi pemerintah daerah dan para pengambil keputusan lainnya agar membuat kebijakan yang berpihak pada kepentingan konservasi alam dan menjadi kebanggaan masyarakat Papua," ungkap Jatna Supriatna, Ph.D, Regional Vice President Conservation International Indonesia. "Karena Foja merupakan bagian dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Mamberamo yang menyuplai air bersih di seluruh kawasan Utara Papua" tutup Jatna dengan bersemangat.

Keterangan lebih lanjut hubungi:

Dr. Yance de Fretes
Conservation International Indonesia
Email:
yance@conservation.or.id
Phone: 62-21-78838624/26 ext. 115
Hp. 0813-179-98008

Diah R. Sulistiowati
Conservation International Indonesia
Email:
dsulistiowati@conservation.org
Phone: 62-21-78838624/26 ext 124
Hp: 0812-807-8472

Catatan untuk editor :
Lokasi penelitian, termasuk hutan sekitar Kampung Kwerba dan Sungai Mamberamo; Muara Kali Manirim dan Muara Hotice (50-250 m dari permukaan laut) dan Pegunungan Foja (1800 m dari permukaan laut). Kegiatan penelitian di Pegunungan Foja ini dimungkinkan dengan dukungan transportasi udara dari HeliMission.

Papua merupakan salah satu pulau terbesar di dunia setelah Greenlands, yang terbentuk dari lepasan lempeng Australia jutaan tahun yang lalu.

Kedekatan bumi Papua dan Maluku dengan daratan Australia di masa lalu masih terlihat dari kesamaan keanekaragaman hayati yang ada di Papua seperti: kelompok binatang berkantung, burung paruh bengkok, mamalia kecil dan berbagai jenis tumbuhan kerabat Euacalyptus (kayu putih) dan berbagai jenis tumbuhan lain seperti jambu-jambuan.

Dari berbagai hasil penelitian para ahli, Papua memiliki jumlah jenis Rhododendron, Palem dan tumbuhan Paku terbesar di dunia.

Saat ini Herbarium Bogoriense telah menyimpan tidak kurang dari dua juta contoh tumbuhan dari seluruh tanah air, namun contoh dari tanah Papua hanya 25.000 sheet saja atau 1,25% dari jumlah tersebut.

06 February 2006

Tips & Trik : Makanan berserat alami

( Info Sehat, Minggu 05 Febuari 2006 )
Makanan berserat alami sangat diperlukan oleh tubuh manusia. Makanan serat alami adalah makanan yang secara struktur kimia tidak berubah atau bertahan sampai di usus besar. Walaupun makanan berserat alami tidak mengandung gizi, namun keberadaannya sangat diperlukan dalam proses pencernaan di tubuh manusia. Makanan berserat alami didapatkan dari buah-buahan dan sayur mayor yang kita konsumsi setiap harinya.
Fungsi makanan berserat adalah:
1. Membantu mencegah sembelit (susah buang air besar);
2. Mencegah timbulnya penyakit pada usus besar, termasuk kanker;
3. Membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah;
4. Mengontrol kadar gula dalam darah;
5. Mencegah wasir dan menurunkan berat badan.

Penelitian terakhir menunjukkan bahwa warga Jakarta hanya mengkonsumsi makanan berserat rata-rata 10 gram per hari. Padahal kebutuhan akan makanan berserat bagi tubuh manusia adalah 25 s.d 35 gram per hari.
Saat ini telah beredar beberapa merek dari produk yang menawarkan minuman berserat. Namun alangkah baiknya bila makanan berserat tersebut langsung dikonsumsi dari buah-buahan dan sayur-mayur setiap harinya.

Tips & Trik : Susah Tidur ?

( Info Sehat, Minggu 05 Febuari 2006 )
Memang beberapa orang akan melakukan apa saja supaya dapat tidur. Mandi air hangat-lah, dengan ramuan-ramuan-lah, melamun menghitung biri-biri-lah atau sambil meditasi. Satu lagi adalah : pil tidur. Tapi ada cara yang sebenarnya lebih mudah.

Para peneliti di Basel, Swiss meneliti 18 orang sukarelawan dalam laboratorium. Mereka mematikan lampu pada saat tengah malam, dan sebelum itu dilakukan pengukuran suhu dan laju aliran darah pada tangan dan kaki mereka. Mereka mendapati bahwa mereka yang mudah tidur memiliki suhu tangan dan kaki yang hangat. Mengapakah alasannya?

Mungkin kedengarannya aneh. Jika tangan dan kaki anda hangat, seluruh tubuh anda akan mendingin. Hal itulah yang memudahkan anda untuk tidur. Para peneliti menasehati bahwa jika anda kesulitan tidur, cobalah pendekatan yang sederhana. Kenakan sarung tangan dan kaus kaki atau sebotol air hangat. Lalu kita lihat reaksi terhadap kemampuan tidur anda.

Tips & Trik : Susah Tidur ?

( Info Sehat, Minggu 05 Febuari 2006 )
Memang beberapa orang akan melakukan apa saja supaya dapat tidur. Mandi air hangat-lah, dengan ramuan-ramuan-lah, melamun menghitung biri-biri-lah atau sambil meditasi. Satu lagi adalah : pil tidur. Tapi ada cara yang sebenarnya lebih mudah.

Para peneliti di Basel, Swiss meneliti 18 orang sukarelawan dalam laboratorium. Mereka mematikan lampu pada saat tengah malam, dan sebelum itu dilakukan pengukuran suhu dan laju aliran darah pada tangan dan kaki mereka. Mereka mendapati bahwa mereka yang mudah tidur memiliki suhu tangan dan kaki yang hangat. Mengapakah alasannya?

Mungkin kedengarannya aneh. Jika tangan dan kaki anda hangat, seluruh tubuh anda akan mendingin. Hal itulah yang memudahkan anda untuk tidur. Para peneliti menasehati bahwa jika anda kesulitan tidur, cobalah pendekatan yang sederhana. Kenakan sarung tangan dan kaus kaki atau sebotol air hangat. Lalu kita lihat reaksi terhadap kemampuan tidur anda.

05 February 2006

Manokwari : Kasipidum: Lelang Sudan Sesuai Aturan, Bukan Rekayasa Kejaksaan

( Cenderawasih Pos, Sabtu 04 Febuari 2006 )
Terkait adanya keberatan dari 2 pengusaha yang digugurkan dalam lelang kayu illegal loging yang dilakukan Pihak Kejaksaan Negeri Manokwari, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Manokwari Sarifuddin, SH mengatakan, pelaksanaan lelang itu sudah sesuai aturan dan tidak ada rekayasa didalammya.

Kepada Manokwari Pos (group Cenderawasih Pos) yang mengkonfirmasi hal itu, Jumat kemarin, Sarifuddin menjelaskan, pelelangan kayu sitaan yang digelar, Kamis (2/2) lalu dan dimenangkan PT Incobut berdasarkan permohonan dari pemilik kopermas untuk dilakukan pelelangan kayu log tersebut.
Selain itu, pelaksanaan lelang diperkuat dengan penetapan Pengadilan Negeri Manokwari. "Jadi, bukan rekayasa dari Kejak­saan. Sebab ada aturan yang mengaturnya,"papar Kasipidum.

Dikatakan, karena berdasarkan permohonan dari pemilik kopermas untuk dilakukan pelelangan, sehingga saat ini masih banyak kayu sitaan yang belum dilelang. Bahkan sebagian perkara tersebut sudah diputus di pengadilan, tetapi belum juga dilaksanakan lelang. Pihaknya, tinggal menunggu penetapan dari penga­dilan untuk melaksanakan lelang. "Ya, kalau ada penetapan dari pengadilan tetap akan kita laksanakan lelang,"tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk pelaksanaan pelelangan kayu tersebut murni diatur dalam KUHAP yang pada intinya menyebutkan pelelangan dapat di­laksanakan atas persetujuan tersangka atau pemilik kayu tersebut meskipun masih dalam status persidangan alias belum ada putusan.

Ia menambahkan, sebenarnya kayu yang akan dilelang ada dua jenis yakni Merbau dan Rimba campuran (mix). Namun, setelah dilakukan pengecekan di lapangan kayu Rimba campuran terse­but tidak layak lagi untuk dile­lang. Sehingga hanya kayu jenis Merbau yang dilelang.

Saat ini, yang menjadi tanggungjawabnya tinggal menunggu kewajiban pemenang untuk membayar kayu tersebut serta memenuhi kewajibannya pada pemilik hak ulayat. Sedangkan untuk dilakukannya pembatalan tergantung dari keputusan pimpinan. (sr)

Jayapura : Diminta Menseriusi Permasalahan Tersebut

( Cenderawasih Pos, Sabtu 04 Febuari 2006 )
Ketua Perlindungan Hak Ulayat Masyarakat Adat Demta yang juga Kepala Desa Muris Kecil Distrik Demta Dicky H.N.Yakore meminta agar masalah pertengkaran kleim - mengkleim tanah ulayat milik masyarakat yang digunakan oleh kedua perusahaan yakni antara PT.You Lim sari dan PT.Gizan Putra Abadi segera diselesaikan. Pasalnya, jika tak diselesaikan akan berdampak pada masyarakat karena 2 perusahan tersebut selama 6 bulan ini tidak lagi beroperasi. "Para karyawan yang rata -rata masyarakat Demta saat ini hidupnya terkatung - katung sebagai akibat dari tidak beroperasinya lagi kegiatan kedua perusahaan ini, bagaimana para karyawan ini dapat menghidupkan keluarga mereka jika perusahaan tidak membayar gaji mereka,"pintanya.

Oleh karena itu sekali lagi pihaknya meminta agar pemerintah Kabupaten Jayapura terutama Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten untuk menyikapi persoalan kleim mengkleim tanah dari kedua perusahaan ini dapat diselesaikan dengan cepat dan baik sehingga persoalan ini tidak meimbulkan dampak yang lebih buruk lagi bagi masyarakat.

Dikatakan, sebagai bentuk keprihatian masyarakat pemilik hak ulayat tanah terhadap sikap kedua perusahaan tersebut, maka para tokoh adat, agama, pemuda dan tokoh masyarakat Demta telah mengeluarkan pernyataan sikap yakni membatalakan jual beli tanah terhadap PT.You Lim Sari yang dibuat tanggal 23 Desember 1984, mengusir PT.You Lim sari dan PT.Gizan Putra Abadi dari Demta, semua aset yang berada disana tidak boleh dipindah tangankan kepada pihak manapun untuk dijadikan jaminan pembayaran hutang - hutang kedua perusahaan tersebut kepada masyarakat termasuk para pekerja, bilamana sampai tanggal 5 Februari 2006 mendatang tidak ada pembyaran hutang - hutang ini, maka aset -aset tersebut dijual untuk mem­bayar hutang - hutang tersebut, dan semua kegiatan apapun tidak diperbolehkan selain persetujuan tertulis dari adat. (and)

Biak : Antisipasi Virus Dispenter, Disnak Berikan Vaksinasi Gratis

( Cenderawasih Pos, Sabtu 04 Febuari 2006 )
Untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus dispenter yang menyerang anjing, Dinas Peternakan Kabupaten Biak Numfor sejak Kamis(2/2) melakukan kegiatan vaksi­nasi gratis kepada anjing. Vaksi­nasi tersebut dilakukan di Dinas Peternakan Kabupaten Biak Numfor.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Biak Numfor Absa­lom Rumkoren S.Pt, MM mengatakan, dari hasil pemantauan di lapangan sekitar 100 ekor anjing di Biak sudah terjangkit virus dispenter. Virus dispenter yang menyerang anjing di Biak menurut Absalom diperkirakan sudah masuk sekitar 5 tahun yang lalu.

Adapun gejala anjing yang terserang oleh virus dispenter yaitu badannya makin lama makin kurus, bulu rontok, mata merah dan berair serta jalannya sempoyongan. "Sampai saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan anjing yang terserang oleh virus dispenter. Oleh sebab itu kita me­lakukan vaksinasi untuk mence­gah penularan virus pada anjing yang masih sehat,"ungkapnya.

Tentang kemungkinan penu­laran penyakit dispenter tersebut kepada manusia, Absalom mengatakan sampai saat ini belum ditemukan adanya penularan virus dispenter dari anjing kepada manusia. Namun penyakit scabies (penyakit kulit) yang diakibatkan oleh virus dispenter menurut Absalom dapat menular kepada manusia.

Program vaksinasi dispenter yang dilakukan oleh Dinas Peter­nakan saat ini diakui oleh Ab­salom belum dapat memberikan hasil maksimal. Pasalnya harga vaksin dispenter yang mencapai Rp 120.000 perdosis menurut Absalom menjadi salah satu kendala Dinas Peternakan untuk dapat melakukan vaksinasi secara maksimal. (nat)

Biak : Antisipasi Virus Dispenter, Disnak Berikan Vaksinasi Gratis

( Cenderawasih Pos, Sabtu 04 Febuari 2006 )
Untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran virus dispenter yang menyerang anjing, Dinas Peternakan Kabupaten Biak Numfor sejak Kamis(2/2) melakukan kegiatan vaksi­nasi gratis kepada anjing. Vaksi­nasi tersebut dilakukan di Dinas Peternakan Kabupaten Biak Numfor.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Biak Numfor Absa­lom Rumkoren S.Pt, MM mengatakan, dari hasil pemantauan di lapangan sekitar 100 ekor anjing di Biak sudah terjangkit virus dispenter. Virus dispenter yang menyerang anjing di Biak menurut Absalom diperkirakan sudah masuk sekitar 5 tahun yang lalu.

Adapun gejala anjing yang terserang oleh virus dispenter yaitu badannya makin lama makin kurus, bulu rontok, mata merah dan berair serta jalannya sempoyongan. "Sampai saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan anjing yang terserang oleh virus dispenter. Oleh sebab itu kita me­lakukan vaksinasi untuk mence­gah penularan virus pada anjing yang masih sehat,"ungkapnya.

Tentang kemungkinan penu­laran penyakit dispenter tersebut kepada manusia, Absalom mengatakan sampai saat ini belum ditemukan adanya penularan virus dispenter dari anjing kepada manusia. Namun penyakit scabies (penyakit kulit) yang diakibatkan oleh virus dispenter menurut Absalom dapat menular kepada manusia.

Program vaksinasi dispenter yang dilakukan oleh Dinas Peter­nakan saat ini diakui oleh Ab­salom belum dapat memberikan hasil maksimal. Pasalnya harga vaksin dispenter yang mencapai Rp 120.000 perdosis menurut Absalom menjadi salah satu kendala Dinas Peternakan untuk dapat melakukan vaksinasi secara maksimal. (nat)

04 February 2006

Manokwari : Ricuh, Lelang Kayu Sitaan di Kejari Manokwari, Dinyatakan Gugur, 2 Peserta Lelang Mengamuk

( Cenderawasih Pos, Jumat 03 Febuari 2006 )
Pelaksanaan pelelangan kayu sitaan hasil op­erasi illegal logging, jenis Merbau sebanyak 737 batang dengan vol­ume 2.942 m3, di Kejaksaaan Negeri Manokwari, Kamis (2/2) kemarin diwarnai keributan. Kecewa karena didiskualifikasi tak berhak mengikuti proses lelang selanjutnya, 2 dari 4 peserta lelang mencak-mencak.

Bahkan salah seorang diantaranya, yakni Direktur PT. Artha Makmur Timber, Rauf Tawang sempat berteriak dan menyatakan, lelang tersebut tidak sah dan harus dibubarkan. Ia tampak sangat kesal, tanda tak puas. Aparat keamanan membujuk Rauf untuk tenang dan kalau tidak puas menempuh jalur hukum. "Ini sudah permainan. Kami tidak terima lelang itu harus batal. Itu tidak benar," ujar Rauf sambil keluar dari ruangan.

Lelang yang digelar di Aula Kejari dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian tersebut awalnya berlangsung lancar. Namun aksi protes muncul pada saat 3 dari 4 peserta lelang yakni, PT Awani, PT Artha Makmur Timber/Harapan Utama, PT Primazeta Mandiri serta satu pengusaha dari Sorong dinyatakan tak memenuhi persyaratan sehingga tak bisa mengikuti proses lelang se­lanjutnya.

Kontan saja pada saat panitia lelang yang terdiri dari Kepala Seksi Jaksa Pidana Umum (Kasipidum) Sarifuddin SH, Kurniawan Agung Prabowo SH, Yadi Cahyadi serta 2 dari Kantor Lelang Negara Cabang Sorong menyatakan bahwa perusahaannya tak memenuhi persyaratan untuk mengikuti lelang, maka secara spontan, Direktur Artha Makmur Timber/Harapan Utama Rauf Tawang dan Felix Wilianto memprotes putusan tersebut.

Wartawan Koran ini yang meliput jalannya pelaksanaan lelang melihat bagaimana respon Rauf Tawang. Ia tampak paling marah. Dengan nada keras, ia menuding, pelelangan sudah tidak benar lagi. Sambil marah dengan emosi yang memuncak ia keluar ruangan. Saking emosinya, Rauf menya­takan ia akan menggugat para panitia lelang. Bahkan ia pun siap untuk dimasukkan di dalam tahanan bila melakukan sesuatu.

Mungkin merasa dipermainkan, Direktur PT Artha Makmur Tim­ber/Harapan Makmur ini sempat mengeluarkan air mata.sebagai tanda keprihatinan. Protes keras juga disampaikan wakil dari PT Prima Zetamandiri, Suharyadi dan Felix Willianto. Sama dengan Rauf,mereka menilai pelaksanaan lelang tidak benar.

Bahkan mereka menuding pelela­ngan ini dianggap sudah dikondisikan sedemikian rupa, sehingga hanya satu peserta yang lolos. Anehnya lagi, harga yang disetujui adalah Rp 710.000/M3. Padahal menurut Felix Wilianto, lelang di Sorong harga per M3 Rp 1.805.000. "Ini sudah permainan, tidak benar lagi. Harga yang sanggupi pemenang lelang hanya Rp 710.000/M3, padahal biasanyaRp 1.805.000/M3 untuk kayu Merbau," tegas Felix Wilianto pengusaha dari Sorong ini.

Merasa dirugikan, tampaknya belum cukup bagi Rauf. Usai mencak-mencak di Kejaksaan, Rauf melaporkan kejadian ini ke DPRD Manokwari. Ia juga akan menunjuk pengacara untuk memproses kasus ini. "Saya sudah laporkan ke Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Agung dan saya akan bertemu menteri,"tukasnya.

Untuk melengkapi persyaratan pelelangan kayu ini, PT Artha Makmur Timber sudah menyetor uang jaminan Rp 1,5 M sesuai yang diminta. Oleh panitia lelang, 3 perusahaan dinyatakan tak berhak mengikuti lelang karena salah satu pernyaratan tidak dilengkapi, yakni tidak memiliki surat dari pemilik hak ulayat. (lm)

Jayapura : Tanaman Jarak Segera Dikembangkan

( Cenderawasih Pos, Jumat 03 Febuari 2006 )
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Papua Ir. Leonard Rumbarar mengatakan, pihaknya akan mengembangkan tanaman jarak pada areal seluas 22.500 hektar. "Sudah diprogramkan. Tinggal penanamannya di masing-masing kabupaten/kota. Dan untuk kabupaten memang cocok untuk tanaman jarak,"ujarnya kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

Meski sudah dipastikan akan dikembangkan di areal seluas 22.500 hektar, namun hingga saat ini pihaknya belum menentukan kabupaten-kabupaten yang akan dijadikan sebagai basis areal ta­naman tersebut. Penanaman jarak ini sendiri merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk menggantikan bahan bakar minyak (BBM) yang saat ini mulai langkah dan harganya cukup tinggi.

Dalam pengembangannya sen­diri, kata Leonard Rumbarar, masyarakat akan dilibatkan lebih banyak. "Penanaman tanaman jarak diupayakan agar masyarakat yang lebih banyak terlibat. Tentunya hal ini dimaksudkan supaya dapat memberikan kesejahteraan bagi mereka,"katanya.
Lalu bagaimana tentang pemasarannya? Leo mengakui jika selama ini yang sering jadi masalah adalah pemasaran. Masyarakat kadang sulit memasarkannya, namun khusus untuk tanaman jarak ini pihaknya akan memikirkan itu supaya setiap hasil produksi para petani dapat ditampung dan dibeli dengan harga yang tidak murah. (ito)

Jayapura : Tanaman Jarak Segera Dikembangkan

( Cenderawasih Pos, Jumat 03 Febuari 2006 )
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Papua Ir. Leonard Rumbarar mengatakan, pihaknya akan mengembangkan tanaman jarak pada areal seluas 22.500 hektar. "Sudah diprogramkan. Tinggal penanamannya di masing-masing kabupaten/kota. Dan untuk kabupaten memang cocok untuk tanaman jarak,"ujarnya kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

Meski sudah dipastikan akan dikembangkan di areal seluas 22.500 hektar, namun hingga saat ini pihaknya belum menentukan kabupaten-kabupaten yang akan dijadikan sebagai basis areal ta­naman tersebut. Penanaman jarak ini sendiri merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk menggantikan bahan bakar minyak (BBM) yang saat ini mulai langkah dan harganya cukup tinggi.

Dalam pengembangannya sen­diri, kata Leonard Rumbarar, masyarakat akan dilibatkan lebih banyak. "Penanaman tanaman jarak diupayakan agar masyarakat yang lebih banyak terlibat. Tentunya hal ini dimaksudkan supaya dapat memberikan kesejahteraan bagi mereka,"katanya.
Lalu bagaimana tentang pemasarannya? Leo mengakui jika selama ini yang sering jadi masalah adalah pemasaran. Masyarakat kadang sulit memasarkannya, namun khusus untuk tanaman jarak ini pihaknya akan memikirkan itu supaya setiap hasil produksi para petani dapat ditampung dan dibeli dengan harga yang tidak murah. (ito)

Manokwari : Ricuh, Lelang Kayu Sitaan di Kejari Manokwari, Dinyatakan Gugur, 2 Peserta Lelang Mengamuk

( Cenderawasih Pos, Jumat 03 Febuari 2006 )
Pelaksanaan pelelangan kayu sitaan hasil op­erasi illegal logging, jenis Merbau sebanyak 737 batang dengan vol­ume 2.942 m3, di Kejaksaaan Negeri Manokwari, Kamis (2/2) kemarin diwarnai keributan. Kecewa karena didiskualifikasi tak berhak mengikuti proses lelang selanjutnya, 2 dari 4 peserta lelang mencak-mencak.

Bahkan salah seorang diantaranya, yakni Direktur PT. Artha Makmur Timber, Rauf Tawang sempat berteriak dan menyatakan, lelang tersebut tidak sah dan harus dibubarkan. Ia tampak sangat kesal, tanda tak puas. Aparat keamanan membujuk Rauf untuk tenang dan kalau tidak puas menempuh jalur hukum. "Ini sudah permainan. Kami tidak terima lelang itu harus batal. Itu tidak benar," ujar Rauf sambil keluar dari ruangan.

Lelang yang digelar di Aula Kejari dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian tersebut awalnya berlangsung lancar. Namun aksi protes muncul pada saat 3 dari 4 peserta lelang yakni, PT Awani, PT Artha Makmur Timber/Harapan Utama, PT Primazeta Mandiri serta satu pengusaha dari Sorong dinyatakan tak memenuhi persyaratan sehingga tak bisa mengikuti proses lelang se­lanjutnya.

Kontan saja pada saat panitia lelang yang terdiri dari Kepala Seksi Jaksa Pidana Umum (Kasipidum) Sarifuddin SH, Kurniawan Agung Prabowo SH, Yadi Cahyadi serta 2 dari Kantor Lelang Negara Cabang Sorong menyatakan bahwa perusahaannya tak memenuhi persyaratan untuk mengikuti lelang, maka secara spontan, Direktur Artha Makmur Timber/Harapan Utama Rauf Tawang dan Felix Wilianto memprotes putusan tersebut.

Wartawan Koran ini yang meliput jalannya pelaksanaan lelang melihat bagaimana respon Rauf Tawang. Ia tampak paling marah. Dengan nada keras, ia menuding, pelelangan sudah tidak benar lagi. Sambil marah dengan emosi yang memuncak ia keluar ruangan. Saking emosinya, Rauf menya­takan ia akan menggugat para panitia lelang. Bahkan ia pun siap untuk dimasukkan di dalam tahanan bila melakukan sesuatu.

Mungkin merasa dipermainkan, Direktur PT Artha Makmur Tim­ber/Harapan Makmur ini sempat mengeluarkan air mata.sebagai tanda keprihatinan. Protes keras juga disampaikan wakil dari PT Prima Zetamandiri, Suharyadi dan Felix Willianto. Sama dengan Rauf,mereka menilai pelaksanaan lelang tidak benar.

Bahkan mereka menuding pelela­ngan ini dianggap sudah dikondisikan sedemikian rupa, sehingga hanya satu peserta yang lolos. Anehnya lagi, harga yang disetujui adalah Rp 710.000/M3. Padahal menurut Felix Wilianto, lelang di Sorong harga per M3 Rp 1.805.000. "Ini sudah permainan, tidak benar lagi. Harga yang sanggupi pemenang lelang hanya Rp 710.000/M3, padahal biasanyaRp 1.805.000/M3 untuk kayu Merbau," tegas Felix Wilianto pengusaha dari Sorong ini.

Merasa dirugikan, tampaknya belum cukup bagi Rauf. Usai mencak-mencak di Kejaksaan, Rauf melaporkan kejadian ini ke DPRD Manokwari. Ia juga akan menunjuk pengacara untuk memproses kasus ini. "Saya sudah laporkan ke Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Agung dan saya akan bertemu menteri,"tukasnya.

Untuk melengkapi persyaratan pelelangan kayu ini, PT Artha Makmur Timber sudah menyetor uang jaminan Rp 1,5 M sesuai yang diminta. Oleh panitia lelang, 3 perusahaan dinyatakan tak berhak mengikuti lelang karena salah satu pernyaratan tidak dilengkapi, yakni tidak memiliki surat dari pemilik hak ulayat. (lm)