Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Selamat Datang di Blog Info Konservasi Papua

Cari Informasi/Berita/Tulisan/Artikel di Blog IKP

IKLAN PROMO : VIRTUOSO ENTERTAIN " NUMBAY BAND ", info selengkapnya di www.ykpmpapua.org

IKLAN PROMO : VIRTUOSO ENTERTAIN " NUMBAY BAND ", info selengkapnya di www.ykpmpapua.org
Info Foto : 1) Virtuoso Entertain bersama Numbay Band saat melakukan penampilan bersama Artis Nasional Titi DJ. 2) Saat penampilan bersama Artis Diva Indonesia, Ruth Sahanaya. 3) Mengiringi artis Papua, Edo Kondologit dan Frans Sisir pada acara "Selamat Tinggal 2012, Selamat Datang 2013" kerjasama dengan Pemda Provinsi Papua di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Dok 2 Jayapura. 4) Melakukan perform band dengan Pianis Jazz Indonesia. 5) Personil Numbay Band melakukan penampilan di Taman Imbi, Kota Jayapura. Vitrtuoso Entertain menawarkan produk penyewaan alat musik, audio sound system dan Band Profesional kepada seluruh personal, pengusaha, instansi pemerintah,perusahaan swasta, toko, mal, kalangan akademisi, sekolah, para penggemar musik dan siapa saja yang khususnya berada di Kota Jayapura dan sekitarnya, serta umumnya di Tanah Papua. Vitrtuoso Entertain juga menawarkan bentuk kerjasama seperti mengisi Acara Hari Ulang Tahun baik pribadi maupun instansi, Acara Wisuda, Acara tertentu dari pihak sponsor, Mengiringi Artis dari tingkat Nasional sampai Lokal, Acara Kampanye dan Pilkada, serta Acara-Acara lainnya yang membutuhkan penampilan live, berbeda, profesional, tidak membosankan dan tentunya.... pasti hasilnya memuaskan........ INFO SELENGKAPNYA DI www.ykpmpapua.org

18 January 2012

Nasional : Jual-beli karbon itu bohong, kata pakar

(www.antaranews.com, 17-01-2012)
Jakarta (ANTARA News) - Perdagangan karbon antara negara yang memiliki potensi menyerap karbon dengan negara penghasil emisi karbon seperti Amerika Serikat rekaan belaka, kata Pakar Lingkungan dari Universitas Indonesia, Mohammad Hasroel Thayib.

"Amerika membakar minyak dan menghasilkan karbon dioksida (CO2) banyak. Bagaimana logikanya itu (karbondioksida) bisa melewati laut ribuan mil?" kata Hasroel kepada Antara News, Selasa.

Perdagang karbon adalah salah satu cara untuk mengurangi emisi karbon yang menyebabkan pemanasan global.

Hasroel menilai perdagangan karbon hanya skenario negara-negara penghasil emisi karbon untuk menghambat industri di Indonesia.

"Dalam ilmu kimia dasar disebutkan kalau karbondioksida itu lebih berat dibanding oksigen. Bagaimana karbondioksida yang dihasilkan itu bisa naik ke udara?" kata Hasroel.

Dia berpandangan, keberadaan karbondioksida di atmosfer terjadi karena sinar kosmik yang memecah nitrogen. bukan buangan dari bawah atmosfer.

"Sinar kosmik itu proton dan neutron. Begitu terkena nitrogen yang ringan, kena intinya, berubah dia (nitrogen)!" kata mantan peneliti Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) itu.

Karbondioksida di atmosfer besifat alami dan mendukung kehidupan Bumi dari suhu dingin (minus 18 derajat celcius). "Tidak usah takut dengan karbondioksida karena akan larut ketika hujan," kata Hasroel.

Hasroel menandaskan satu pernyataan ilmiah harus konsisten dengan pernyataan ilmiah sebelumnya.

"Pernyataan ilmiah sebelumnya (bilangan avogadro) mengatakan kalau CO2 itu berat, SO2 itu berat. Tidak mungkin dia penyebab efek rumah kaca," tegasnya Hasroel.