(www.cenderawasihpos.com, 18-02-2008)
MERAUKE- Setelah mencaangkan tahun 2008 sebagai tahun peningkatan kesejahteraan masyarakat menyongsong Provinsi Papua Selatan, Bupati Merauke Drs Johanes Gluba Gebze kembali mencanangkan tahun 2008 sebagai Ternak Bangkit (Terbang,red) dan Konteks Ternak.
Pencanangan tersebut dilakukan Bupati Gebze ditandai pelepasan balon ke udara pada peresmian gedung baru Dinas Peternakan seluas 2.200 meter persegi, Sabtu (16/2) pekan kemarin.
Ternak bangkit dan Konteks Ternak tersebut merupakan program khusus Dinas Peternakan Kabupaten Merauike dalam rangka menjadikan Merauke sebagai produsen daging baik sapi, kerbau, babi, ayam kampung dan beberapa ternak andalan Merauke ke sejumlah daerah di Papua bahkan luar Papua. Untuk memotivasi masyarakat khususnya bagi setiap peternak, maka nantinya akan dilakukan konteks ternak.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Merauke, Ir Bambang Dwiatmoko, M.Si mengungkapkan, peternakan di Kabupaten Merauke khususnya dan Papua Selatan pada umumnya sudah dikembangkan sejak Pemerintah Hindia Belanda kalah itu. Dan dewasa ini peternakan mempunyai peranan strategis dalam pembangunan nasional. Pertama menyiapkan bangsa, mencerdaskan bangsa kemudian menciptakan lapangan pekerjaan serta berperan menumbuhkan perekonomian pedesaan.
Peranan strategis tersebut bila dikaitkan dengan kondisi obyektif Kabupaten Merauke, maka pembangunan sub sector peternakan akan memberikan dampak positif pada pembangunan sumber daya manusia.
Ternak bangkit yang dicanangkan itu, lanjut Bambang, sebagai kebangkitan seluruh stakeholder peternakan dengan pola pikir peternak dari peternak sambilan menjadi peternak pilar ekonomi petani
peternak. ‘’Kami akan melaksanakan konteks ternak untuk Sapi Beo, Sapi Bali dan Babi sebagai upaya untuk memberikan motivasi bagi peternak,’’ jelas Bambang.
Sementara itu, Bupati Merauke Drs Johanes Gluba Gebze mengatakan dengan pencanangan tersebut nantinya tidak ada orang tanpa sapi, tidak ada kampung tanpa sapi dan tidak ada distrik tanpa sapi dan tidak ada Kabupaten tanpa sapi. Menurut Bupati Gebze, peternakan merupakan pekerjaan riil yang dapat memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. Oleh karena itu, kepada Dinas Peternakan, Bupati Gebze mengingatkan agar kerjanya di lapangan lebih ditingkatkan lagi dibanding lebih banyak di belakang meja. “Karena ini pekerjaan riil sehingga persenelingnya ditambah. Kalau perlu doubel gardan,’’ katanya. (ulo)
Selamat Datang di Blog Info Konservasi Papua
Cari Informasi/Berita/Tulisan/Artikel di Blog IKP