(www.cenderawasihpos.com, Rabu 5 September 2007)
SUPIORI-Meskipun sebagian besar wilayah daratan Kabupaten Supiori memiliki topografi lereng yang sangat miring hingga terjal, namun di Supiori masih terdapat daerah yang relative datar seluas 21.000 Ha. Menurut Bupati Supiori Drs.Jules F Warikar daerah tersebut sangat berpotensi untuk pengembangan usaha pertanian.
Dikatakan, dari hasil survey dan kajian yang dilaksanakan oleh pemerintah, wilayah Distrik Supiori Timur dan Distrik Supiori Utara cukup berpotensi untuk usaha pertanian. Untuk wilayah Distrik Supiori Timur usaha pertanian yang cocok dilakukan yaitu sayur-sayuran, kacang-kacangan tanaman pertanian lainnya."Untuk wilayah Supiori Utara usaha pertanian yang cocok dikembangkan yaitu hortikultura, padi, palawija serta tanaman perkebunan lainnya. Daerah Supiori Utara juga sangat cocok untuk pengembangan peternakan,"ungkap Bupati Warikar saat memberikan materi pada Semiloka Pola Dasar Pembangunan Kabupaten Supiori belum lama ini di Sorendiweri.Upaya melakukan pengembangan usaha pertanian, pemerintah daerah menurut Bupati Jules F Warikar telah menyiapkan rancangan pengembangan pedesaan yang disesuaikan dengan kondisi sosiali bidaya serta mata pencaharian masyarakat."Pola yang kita siapkan tentunya sesuai dengan kondisi sosial masyarakat kita. Dimana areal pengembangan sayuran serta tanaman holtikultura yang akan dilakukan lokasi berdekatan dengan pemukiman,"ungkapnya.
Dalam melakukan pengembangan usaha pertanian di Supiori, Bupati Jules F Warikar sangat ditopang dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi serta kondisi tanah yang cukup subur. Dengan faktor pendukung tersebut lanjutnya, selama ini masyarakat di Supiori telah membudidayakan beberapa jenis tanaman diantaranya ubi jalar, ketela pohon, kelapa dalam, kelapa sawit dan beberapa jenis buah-buahan.(nat)
Selamat Datang di Blog Info Konservasi Papua
Cari Informasi/Berita/Tulisan/Artikel di Blog IKP