
(www.kompas.com, 29-02-2008)
BIAK, JUMAT - Prajurit TNI AL di Pangkalan TNI AL Kabupaten Biak Numfor, akan memperketat pengawasan serta pengamanan potensi sumber daya alam di perairan laut Papua untuk mencegah terjadinya praktek penangkapan ikan secara ilegal yang dilakukan kapal-kapal asing.
"Setiap bentuk tindak pidana di perairan laut Indonesia akan ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. Pengamanan semua perairan laut di wilayah Pangkalan TNI AL Biak akan terus ditingkatkan," kata Komandan Pangkalan TNI AL Biak, Letkol (T) Bambang Wahyudi, seusai serah terima jabatan dari pejabat lama Kolonel Laut (P) Erman Syafril di Biak, Jumat (29/2).
Ia mengatakan, untuk melaksanakan tugas pokok pengamanan laut wilayah perairan Papua pihaknya akan bekerja sama dengan pihak terkait termasuk dengan jajaran pemerintah daerah di wilayah kerja Pangkalan TNI AL Biak.
Bambang menyebutkan, pihak TNI AL Biak tak segan menindak tegas setiap pelaku tindak pidana yang tertangkap dalam wilayah pengamanan perairan laut Biak dan sekitarnya.
Menyinggung maraknya kasus penangkapan ikan di perairan Biak dengan bahan peledak, menurut Bambang, pihak Pangkalan TNI AL Biak meminta masyarakat maupun nelayan di daerah ini agar segera menghentikan upaya penangkapan seperti ini sebab sangat berbahaya bagi warga lain serta dapat merusak lingkungan.
Untuk mencegah perilaku penangkapan ikan dengan bahan peledak, Komandan Pangkalan TNI AL, berjanji akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencegah tindakan tersebut karena mengancam kehidupan berbagai sumber daya alam laut.
"Selaku komandan TNI AL Biak yang baru saya tetap membuka diri terhadap bebagai masukan dalam upaya mendukung tugas pokok mengamankan wilayah perairan laut Papua," ungkap perwira menengah alumni AAL 1987.
Acara serah terima jabatan Komandan Pangkalan TNI AL Biak, dari pejabat lama Kolonel (P) Erman Syafril kepada Letkol (T) Bambang Wahyudi dipimpin Komandan Lantamal X Jayapura, Brigjen (Mar) Giyarto berlangsung dalam upacara militer.
Pejabat lama Kolonel Erman Syafril selanjutnya dipromosikan menduduki jabatan Asisten Operasi Lantamal VI di Makassar, sedangkan pengantinya Letkol (T) Bambang Wahyudi sebelumnya bertugas sebagai Komandan Pengembangan Pendidikan TNI AL Surabaya. (Antara)