( Cenderawasih Pos, Selasa 11 April 2006 )
Tim pengendalian dan pemberantasan penyakit avian influenza akan lebih memperketat pengawasan pemasukan unggas dan produknya ke Kabupaten Manokwari, baik melalui.pelabuhan laut maupun udara. Langkah tersebut mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2065. Pengawasan tersebut akan dilakukan oleh aparat karantina dan dibantu satuan polisi pamong praja.
Hal tersebut disepakati dalam rapat koordinasi penanggulangan flu burung yang dilaksanakan di Sasana Karya, kemarin. Selain itu, dalam penanggulangan juga akan mengintensifkan kegiatan sosialisasi penyakit flu burung baik pada unggas maupun pada manusia. Sosialisasi akan dilaksanakan melalui media cetak, elektronik dan tatap muka ditingkat distrik dan menggunakan mobil siar. Juga akan meningkatkan pengamatan penyakit tersebut baik di lapangan maupun melalui laboratories penyakit flu burung.
Ketika dikonfirmasi, Nimbrod mengatakan selain memperketat jalur masuk juga sosialisasi yang terpenting. Untuk itu, pihaknya merencanakan hari ini akan menggelar sosialisasi di Gedung Wanita Kartini. Sosialisasi tersebut akan menghadirkan tim dan pakar-pakar dari perguruan tinggi.
Selain itu, dalam sosialisasi tersebut juga akan menghadirkan. pembicara dari departemen kesehatan. Dari tim kesehatan akan memberikan sosialisasi tentang dampak flu burung. Terutama gejala dan penularannya pada manusia.Sehingga masyarakat mengetahuinya dengan jelas dan berusaha untuk menghindari dari serangan virus yang bisa menular pada manusia.
Dikatakan, sosialisasi tersebut akan dihadiri unsur muspida kabupaten, kepala dinas/badan/kantor/bagian, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, kalangan perguruan tinggi dan seluruh kalangan masyarakat. Untuk bisa menjangkau seluruh masyarakat yang tidak bisa hadir dalam sosialisasi tersebut, panitia mempersiapkan untuk disiarkan langsung oleh RRI cabang Manokwari.
Dalam.rapat koordinasi pihaknya mengajukan untuk dilakukan pelatihan bagi dokter dari RSUD Manokwari. Maksudnya supaya ada tenaga dokter yang memahami prosedur penanganan pasien bila ada yang terserang virus tersebut. Minimal kata Nimbrod satu atau dua orang sudah cukup. Tetapi selanjutnya dokter tersebut harus memberikan pelatihan kepada tenaga dokter lainnya. (sr)
Selamat Datang di Blog Info Konservasi Papua
Cari Informasi/Berita/Tulisan/Artikel di Blog IKP
IKLAN PROMO : VIRTUOSO ENTERTAIN " NUMBAY BAND ", info selengkapnya di www.ykpmpapua.org

Info Foto : 1) Virtuoso Entertain bersama Numbay Band saat melakukan penampilan bersama Artis Nasional Titi DJ. 2) Saat penampilan bersama Artis Diva Indonesia, Ruth Sahanaya. 3) Mengiringi artis Papua, Edo Kondologit dan Frans Sisir pada acara "Selamat Tinggal 2012, Selamat Datang 2013" kerjasama dengan Pemda Provinsi Papua di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Dok 2 Jayapura. 4) Melakukan perform band dengan Pianis Jazz Indonesia. 5) Personil Numbay Band melakukan penampilan di Taman Imbi, Kota Jayapura. Vitrtuoso Entertain menawarkan produk penyewaan alat musik, audio sound system dan Band Profesional kepada seluruh personal, pengusaha, instansi pemerintah,perusahaan swasta, toko, mal, kalangan akademisi, sekolah, para penggemar musik dan siapa saja yang khususnya berada di Kota Jayapura dan sekitarnya, serta umumnya di Tanah Papua. Vitrtuoso Entertain juga menawarkan bentuk kerjasama seperti mengisi Acara Hari Ulang Tahun baik pribadi maupun instansi, Acara Wisuda, Acara tertentu dari pihak sponsor, Mengiringi Artis dari tingkat Nasional sampai Lokal, Acara Kampanye dan Pilkada, serta Acara-Acara lainnya yang membutuhkan penampilan live, berbeda, profesional, tidak membosankan dan tentunya.... pasti hasilnya memuaskan........ INFO SELENGKAPNYA DI www.ykpmpapua.org