( Cenderawasih Pos, Kamis 05 Oktober 2006 )
Upaya Pemprov.Papua untuk melakukan optimalisasi terhadap Industri kehutanan yang ada di Papua, masih terbentur masalah pasokan kayu bulat ke indsutri pengolahan kayu. Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Ir.Marthen Kayoi, MM mengakui ada beberapa industri pengolahan kayu di Papua diantaranya PT.Wapoga Mutira Industries (WMI) mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku kayu bulat (log).
Kesulitan ini dialami pasca Operasi Hutan Lestari (OHL) menurut Marthen Kayoi semakin berat dengan adanya kebijakan pembatasan kuota produksi kayu bulat oleh pemerintah pusat.”Adanya pembatasan kuota dari pemerintah pusat yang mengakibatkan industri perkayuan kita di Papua kesulitan mendapatkan bahan baku kayu bulat,”ungkapnya menjawab pertanyaan Cenderawasih Pos disela-sela Seminar Pengembangan Kawasan Teluk Cenderawasih menjadi Zona Pertumbuhan Baru Dengan Biak Sebagai Pusatnya, Rabu (4/10) kemarin di Hotel Arumbai.
Dikatakan, kuota atau jatah tebangan tahunan yang diberikan kepada Provinsi Papua oleh pemerintah pusat sebesar 825.000 meter kubik Menurut Marthen Kayoi belum mampu memenuhi kebutuhan industri kayu di Papua yang berkisar antara 1,2 juta sampai 1,6 juta meter kubik setiap tahun. Kuota yang diberikan untuk Papua sendiri kata Marthen Kayoi sebenarnya masih sangat jauh dibawah potensi yang dimiliki yaitu sekitar 3 juta meter kubik.
”Kapasitas investasi industri kayu yang ada di Papua sekitar 1,2 juta sampai 1,6 juta meter kubik. Jadi kalau kita diberi kuota sebesar 825.000 meter kubik maka untuk mensuplay baku ke industri kayu tidak cukup bahkan minus.Kebijakan ini mengakibatkan industri kayu kita tidak optimal,”katanya.
Untuk mengatasi persoalan bahan baku yang dihadapi industri kayu di Papua saat ini dan dalam rangka optimalisasi industri menurut Marthen, Dinas Kehutanan tahun ini melakukan kajian terhadap kebutuhan industri kayu di Papua. Dengan diketahuinya kebutuhan rill industri kayu di Papua terhadap kayu bulat, maka Pemprov.Papua dapat mengusulkan besaran kuota ke pemerintah pusat melalui Menteri Kehutanan sesuai dengan kebutuhan yang ada. (nat)
Selamat Datang di Blog Info Konservasi Papua
IKLAN PROMO : VIRTUOSO ENTERTAIN " NUMBAY BAND ", info selengkapnya di www.ykpmpapua.org
Info Foto : 1) Virtuoso Entertain bersama Numbay Band saat melakukan penampilan bersama Artis Nasional Titi DJ. 2) Saat penampilan bersama Artis Diva Indonesia, Ruth Sahanaya. 3) Mengiringi artis Papua, Edo Kondologit dan Frans Sisir pada acara "Selamat Tinggal 2012, Selamat Datang 2013" kerjasama dengan Pemda Provinsi Papua di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Dok 2 Jayapura. 4) Melakukan perform band dengan Pianis Jazz Indonesia. 5) Personil Numbay Band melakukan penampilan di Taman Imbi, Kota Jayapura. Vitrtuoso Entertain menawarkan produk penyewaan alat musik, audio sound system dan Band Profesional kepada seluruh personal, pengusaha, instansi pemerintah,perusahaan swasta, toko, mal, kalangan akademisi, sekolah, para penggemar musik dan siapa saja yang khususnya berada di Kota Jayapura dan sekitarnya, serta umumnya di Tanah Papua. Vitrtuoso Entertain juga menawarkan bentuk kerjasama seperti mengisi Acara Hari Ulang Tahun baik pribadi maupun instansi, Acara Wisuda, Acara tertentu dari pihak sponsor, Mengiringi Artis dari tingkat Nasional sampai Lokal, Acara Kampanye dan Pilkada, serta Acara-Acara lainnya yang membutuhkan penampilan live, berbeda, profesional, tidak membosankan dan tentunya.... pasti hasilnya memuaskan........ INFO SELENGKAPNYA DI www.ykpmpapua.org
06 October 2006
Biak : Terbentur Pasokan Kayu Bulat, Optimalisasi Industri Kayu di Papua
04 October 2006
Yahukimo : Perkembangan Sawah Percontohan Memuaskan
( Cenderawasih Pos, Selasa 03 Oktober 2006 )
Keinginan Bupati Yahukimo, Ones Pahabol SE, MM, untuk menjadikan Yahukimo sebagai lumbung beras bagi daerah pegunungan, tampaknya bukan sesuatu yang muluk-muluk. Pasalnya sawah percontohan yang telah dibuka sejak beberapa bulan terakhir ini, sudah menunjukkan perkembangan yang membanggakan. Sawah yang telah ditaburi benih padi sekitar tiga bulan lalu, saat ini hampir siap panen.
Bupati Yahukimo, Ones Pahabol SE, MM, sawah percontohan yang telah dibuka beberapa waktu lalu, perkembangannya cukup bagus. Karenanya, bupati optimis pada tahun 2007, 2008, 2009, bukan tidak mungkin Yahukimo akan menjadi lumbung beras.
‘’Itu sudah menjadi cita-cita kami. Jika itu terjadi, maka kebutuan beras untuk kabupaten-kabupaten pegunungan lain akan kami suplai. Kami akan menawarkan beras ke sana,’’ungkapnya. Ditambahkan, potensi dikembangkannya persawahan di Yahukimo sangat besar. Saat ini saja setidaknya sudah dibuka lahan persawahan seluas 150—200 hektar. Dan tahun depan akan disesuaikan, dari hasil evaluasi sawah percontohan nantinya. ‘’Untuk sawah percontohan, sebentar lagi sudah bisa dipanen padinya,’’ujarnya bangga.
Selain tanaman padi, juga akan digali potensi-potensi lain yang ada di Yahukimo, dalam rangka membangun sosial ekonomi masyarakat. Membangun sosial ekonomi masyarakat, kata bupati, sangat penting. Pasalnya, pembangunan apa saja akan berjalan baik, jika ekonomi masyarakat baik.
Bupati mengumpamakan, orang akan sehat jika ekonominya baik. Sebagai contoh adalah orang yang sedang sakit. Dia akan sembuh, jika bisa berobat ke dokter dan bisa menebus resep (Membeli Obat). Dan dia akan mengalami kesulitan hidup, jika tak punya uang. ‘’Demikian halnya untuk bersekolah, orang akan bersekolah jika punya biaya. Untuk itu, ekonomi itu merupakan hal yang mendesak untuk diperhatikan. Hanya dengan ekonomi yang mapan dan baik, mereka akan melaksanakan kegiatan-kegiatan (Aktivitas) lainnya. Untuk itu, tingkat ekonomi masyarakat harus diperbaiki, sehingga pembangunan yang lainnya akan jalan,’’pungkasnya. (jko)
03 October 2006
Merauke : KRI Siap Tangkap Kapal Induk dan Penangkap Ikan, Yang Sedang Bersembunyi di Muara Kali Agats
( Cenderawasih Pos, Senin 02 Oktober 2006 )
Kendati Kapal induk Seveenty 7 didenda secara adat oleh Pemkab Asmat, bukan berarti kapal induk yang telah memuat 1.400 ton ikan hasil tangkapan di sekitar Laut Arafura itu bebas dari proses hukum. Pasalnya, pihak KRI (Angkatan Laut,red) tetap menunggu kapal induk tersebut keluar dari persembunyiannya.
Danlanal Merauke Letkol Laut (P) Ken Tri Basuki, saat ditemui koran ini pekan kemarin di ruang kerjanya, mengatakan, pihaknya tetap mensiagakan 2 kapal patroli (KRI) untuk menunggu kapal induk tersebut keluar dari muara. ‘’Kalau misalnya, sudah bayar denda adat ya itu masalah adat, tapi proses hukum tetap jalan. Kalau keluar kita akan tangkap. Sementara 2 kapal patroli kita masih menunggu di luar,’’ tandas Danlanal.
Menurut Danlanal, kapal induk asal Thailand tersebut telah melakukan pelanggaran lokasi loading (transfer,red), yang mana lokasinya berada di Wanam Distrik Kimaam. Termasuk, kata Danlanal Ken Tri Basuki, kapal-kapal penangkap ikan yang melakukan transfer ikan ke kapal induk Seveenty 7 tersebut yang jumlahnya mencapai 20-an kapal.
Kapal-kapal tersebut, lanjut Danlanal ditenggarai telah memiliki dokumen yang sudah tidak berlaku lagi sehingga melakukan transfer di lokasi tersebut. ‘’Makanya kita tunggu mereka keluar. Kita sudah siap diluar menangkap mereka,’’ terangnya.
Danlanal mengungkapkan, kedua kapal patroli yang disiagakan itu hanya bisa menunggu di luar karena draft kapal tidak sesuai dengan kedalaman sungai tersebut. Seperti yang diberitakan koran ini sebelumnya, terkait dengan pemuatan 1.400 ton ikan campuran diatas kapal Induk Seveenty 7 asal Thailand itu, Pemerintah Kabupaten Asmat akan memberinya denda secara adat. Nilai denda adat terhadap kapal induk tersebut sebesar Rp 860 juta.
Dari hasil pengamatan koran ini sebelumnya di lapangan (Agats,red) jumlah kapal penangkap ikan yang sedang berlabuh di sungai Agats tersebut sekitar 20-an. Sumber-sumber di lapangan menyebutkan total kapal penangkap ikan termasuk kapal induk tersebut mencapai 28 kapal dan sejak melakukan transfer kapal-kapal tersebut masih tetap berlabuh. Kemungkinan, kapal-kapal tersebut takut keluar dengan adanya 2 KRI yang sedang menunggu di luar muara sungai tersebut. (ulo)
Manca Negara : Amerika : Badai Matahari Bisa Kacaukan GPS pada 2011
( Media Indonesia, Senin 02 Oktober 2006 )
Sistem navigasi pesawat dan telekomunikasi yang memanfaatkan satelit-satelit global positioning systems (GPS) akan terganggu badai Matahari pada tahun 2011. Sebab, alat penerima sinyal GPS sangat peka terhadap sinyal pengganggu (noise) yang dihasilkannya.
Badai Matahari terbentuk karena terjadinya gejolak di atmosfer Matahari yang dipicu terbentuknya bintik hitam (sunspot). Bintik hitam merupakan daerah yang mempunyai suhu lebih rendah dibanding daerah sekitarnya.
Kondisi tersebut memicu lidah api (solar flare) dan coronal mass ejection (CME) atau terlontarnya materi matahari yang juga mencapai Bumi. Partikel-partikel bekecepatan tinggi dalam jumlah besar yang sampai ke atmosfer Bumi menghasilkan aurora dan badai geomagnetik. Inilah yang disebut para astronom solar storm atau badai Matahari.
Aktivitas yang terjadi secara berkala tersebut akan mencapai puncaknya kembali pada tahun 2011 hingga 2012. Puncak aktivitas atau disebut solar maximum umumnya terjadi setiap 11 tahun sesuai dengan siklus perubahan medan magnetik Matahari.
Noise
Partikel bermuatan listrik yang dilontarkan Matahari menghasilkan noise pada frekuensi radio 1,2 hingga 1,6 gigahertz. Umumnya noise yang terjadi pada frekuensi yang juga dipakai sinyal GPS ini sangat kecil, sehingga penerima GPS akan menerima sinyal yang sangat buruk pada saat terjadi badai Matahari.
"Jumlah dan intensitas noise akan meningkat dan dapat mengaburkan sinyal GPS selama periode ini," kata Paul Kintner dari Departemen Teknik Elektro Universitas Cornell. Kintner memperkirakan badai Matahari yang terjadi saat itu dapat menurunkan kualitas sinyal GPS hingga 90 persen selama berjam-jam dan satu waktu.
Hal tersebut bisa menjadi masalah besar bagi dunia penerbangan. Sistem navigasi pesawat pada umumnya menggunakan GPS untuk menentukan posisi pesawat dan pengatur lalu lintas pesawat menggunakannya untuk menentukan jarak antarpesawat serta pengaturan proses take off dan landing.
Badai matahari juga dapat mengganggu sinyal GPS yang juga digunakan untuk menyeleraskan jaringan telekomunikasi, misalnya sistem code division multiple access (CDMA). Salah satu solusinya, kata Kintner, mungkin meningkatkan sinyal GPS. Namun, hal tersebut harus dilakukan dengan mengubah desain satelit GPS baik hardware maupun software-nya. "Masalah ini agak terlewatkan, sebab sistem GPS telah telah menyebar pada periode yang relatif mengalami aktivitas badai Matahari yang tidak besar,"ujarnya.
Manca Negara : Amerika : Gen-gen Pembawa Kicau Burung
( Media Indonesia, Senin 02 Oktober 2006 )
Hampir semua hewan yang berkomunikasi menggunakan suara vokal melakukannya dengan insting. Tapi, terkecuali bagi burung finch zebra (Taeniopygia guttata) yang melakukannya dengan meniru induk jantannya seperti halnya manusia yang belajar bahasa dari orang tua dan lingkungan sekitarnya.
Sebenarnya telah banyak ilmuwan yang melihat adanya kesamaan antara proses belajar bahasa pada seorang bayi dengan anak burung yang belajar berkicau. Selama bertahun-tahun, mereka telah menentukan bagian-bagian otak finch zebra yang terlibat dalam proses ini dan mempelajari aktivitas listrik neuron-neuronnya.
Hasil penelitian ini telah meningkatkan pemahaman para peneliti tentang mekanisme biologi dalam proses pembelajaran vokal. Namun, hal tersebut tidak dapat menjelaskan dari sisi molekulernya, terutama untuk mengungkap mengapa burung melakukan hal tersebut.
Maka, sekitar 20 peneliti yang dipimpin Kazuhiro Wada dan Erich Jarvis dari Universitas Duke di Durham, Carolina Utara, mendokumentasikan lebih dari 4000 gen dalam otak finch zebra. Dengan membandingkan susunan DNA burung yang bersuara normal dan burung yang tidak dapat menghasilkan suara, mereka bisa menentukan gen-gen mana yang terlibat dalam proses belajar vokal.
Mereka mengidentifikasi 33 gen dalam tubuh burung ini yang berhubungan dengan kemampuannya berkicau. Ada 31 gen yang aktivitasnya naik dan dua yang aktivitasnya menurun. Temuan ini dilaporkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences.
"Meskipun mungkin hanya sepertiga dari seluruh gen yang berubah aktivitasnya saat burung berkicau, gen-gen ini sangat berbeda dibandingkan gen-gen lainnnya dalam hal peran intraselularnya serta modifikasi dan transport proteinnya," kata Jarvis.
Jarvis dan koleganya juga memperlihatkan bahwa mereka dapat merekayasa aktivitas gen dalam otak burung finch zebra. Dengan mengutak-atik aktivitas setiap gen, mereka berharap dapat menentukan gen mana yang paling berperan dalam proses pembelajaran vokal. Hal tersebut kelak dapat mengungkap mengapa hanya beberapa jenis hewan yang menggunakan vokal untuk berkomunikasi.
Manca Negara : Amerika : Gen-gen Pembawa Kicau Burung
( Media Indonesia, Senin 02 Oktober 2006 )
Hampir semua hewan yang berkomunikasi menggunakan suara vokal melakukannya dengan insting. Tapi, terkecuali bagi burung finch zebra (Taeniopygia guttata) yang melakukannya dengan meniru induk jantannya seperti halnya manusia yang belajar bahasa dari orang tua dan lingkungan sekitarnya.
Sebenarnya telah banyak ilmuwan yang melihat adanya kesamaan antara proses belajar bahasa pada seorang bayi dengan anak burung yang belajar berkicau. Selama bertahun-tahun, mereka telah menentukan bagian-bagian otak finch zebra yang terlibat dalam proses ini dan mempelajari aktivitas listrik neuron-neuronnya.
Hasil penelitian ini telah meningkatkan pemahaman para peneliti tentang mekanisme biologi dalam proses pembelajaran vokal. Namun, hal tersebut tidak dapat menjelaskan dari sisi molekulernya, terutama untuk mengungkap mengapa burung melakukan hal tersebut.
Maka, sekitar 20 peneliti yang dipimpin Kazuhiro Wada dan Erich Jarvis dari Universitas Duke di Durham, Carolina Utara, mendokumentasikan lebih dari 4000 gen dalam otak finch zebra. Dengan membandingkan susunan DNA burung yang bersuara normal dan burung yang tidak dapat menghasilkan suara, mereka bisa menentukan gen-gen mana yang terlibat dalam proses belajar vokal.
Mereka mengidentifikasi 33 gen dalam tubuh burung ini yang berhubungan dengan kemampuannya berkicau. Ada 31 gen yang aktivitasnya naik dan dua yang aktivitasnya menurun. Temuan ini dilaporkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences.
"Meskipun mungkin hanya sepertiga dari seluruh gen yang berubah aktivitasnya saat burung berkicau, gen-gen ini sangat berbeda dibandingkan gen-gen lainnnya dalam hal peran intraselularnya serta modifikasi dan transport proteinnya," kata Jarvis.
Jarvis dan koleganya juga memperlihatkan bahwa mereka dapat merekayasa aktivitas gen dalam otak burung finch zebra. Dengan mengutak-atik aktivitas setiap gen, mereka berharap dapat menentukan gen mana yang paling berperan dalam proses pembelajaran vokal. Hal tersebut kelak dapat mengungkap mengapa hanya beberapa jenis hewan yang menggunakan vokal untuk berkomunikasi.
Manca Negara : Amerika : Tali Putri Mengendus Bau Korbannya
( Media indonesia, Senin 02 oktober 2006 )
Tali putri (Cuscuta sp.), tumbuhan parasit yang tubuhnya memanjang berwarna kuning seperti bakmi, bisa memilih korban yang potensial dari baunya. Saat tunas barunya muncul dari tanah, tumbuhan tersebut dapat membedakannya dengan mengendus volatile atau zat kimia yang dilepaskan tumbuhan lainnya.
Saat tunas baru muncul di tanah, ia hanya punya dua pilihan yakni menempel ke tanaman lain secepatnya atau mati pelan-pelan. Kantung makanan yang tersimpan di bijinya hanya cukup untuk beberapa hari dan memperpanjang batang hingga sekitar 10 centimeter saja.
Tali putri harus mencari sumber makanan baru dari tumbuhan lain karena tidak mampu melakukan fotosintesis. Ia juga tidak membentuk akar seperti yang dilakukan tumbuhan pada umumnya untuk mengambil air. Saat menyentuh batang tanaman korban, ia akan melilit dan menusukkan penghisap yang merata di batangnya. Sebagai parasit, tapi putri akan menyerap air dan nutrisi dari batang tumbuhan lain sehingga acapkali menyebabkan produksi buah atau biji korbannya menurun. Tali putri membutuhkan simbiosisi parasitisme ini karena hidupnya sangat bergantung pada tumbuhan lain.
Mengendus
"Jika mengambil arah tumbuh yang salah, mereka binasa," kata salah satu penelitinya Consuelo de Moraes. Maka, ia dan para peneliti di Pennsylvania State University mempelajari proses pertumbuhan parasit ini. Sebelumnya mereka menduga bahwa tumbuhan parasit menjalankan taktik coba-coba. Namun, percobaan di laboratorium menunjukkan bahwa 80 persen tali putri selalu tumbuh ke arah tanaman tomat. Sebaliknya, saat para peneliti menaruh tanaman tomat palsu dan pupuk kandang di sekitarnya, tali putri tidak bergerak ke manapun.
Bahkan, tali putri dapat membedakan tanaman tomat dan gandum. Ketika diletakkan di antara tanaman tomat dan gandum, tapi putri memilih untuk tumbuh memilin ke arah batang tanaman tomat. "Saya kira hal yang paling menarik adalah kemampuannya memilih berdasarkan volatile. Mereka dapat menggunakan informasi tersebut untuk membedakan inang yang baik dan yang tidak," kata De Moraes.
Pengujian juga menunjukkan bahwa tali putri peka terhadap tiga jenis zat kimia yang diketahui keluar dari batang tomat. Salah satu zat kimia yang dihasilkan gandum justru tidak disukai tumbuhan parasit tersebut. Dari situlah, para peneliti menduga bahwa tali putri dilengkapi indera yang dapat mencium bau tanaman calon korbannya. Mereka melaporkan bukti-bukti kemampuan tali putri dalam jurnal Science edisi 29 September.
Manca Negara : Vietnam : Xangsane Telah Menewaskan Enam Orang di Vietnam Tengah
( Metrotvnews.com, Senin 02 Oktober 2006 )
Badai tropis Xangsane yang melanda wilayah Vietnam tengah telah menyebabkan sedikitnya enam orang tewas. Bencana ini juga melukai ratusan orang dan merusak puluhan ribu rumah. Diperkirakan hujan deras masih terus melanda Vietnam tengah dalam beberapa hari ke depan. Dikhawatirkan banjir dan longsor akan terjadi di wilayah tersebut.
Sebelumnya Xangsane telah menewaskan sedikitnya 76 orang dan 69 orang lainnya dinyatakan hilang di Filipina. Badai ini juga menerjang Danang, kota pantai di Vietnam. Akibat ini aliran listrik terputus. Petugas bencana di Danang, Huynh van Thang mengatakan Xangsane yang telah melemah dari sebelumnya menewaskan sedikitnya empat orang. Sedikitnya 5.500 rumah hancur maupun rusak dan sekitar 435 orang terluka. Kebanyakan akibat tertimpa atap atau reruntuhan rumah. (BEY)
01 October 2006
Tips & Trik : 11 Langkah Menuju Tubuh Sehat
( http://www.kingfoto.com, Sabtu 30 September 2006 )
Bosan dengan influenza atau penyakit tahunan lain? Kini saatnya memperbaiki kebiasaan hidup untuk meningkatkan kekebalan alami tubuh Anda.
Percayakah Anda bahwa seulas senyum atau mencuci tangan sebelum makan dapat membuat kondisi hidup Anda jauh lebih fit daripada biasanya? Fakta terbaru mengatakan, perilaku emosional dan kebiasaan dalam mengkonsumsi makanan turut mempengaruhi kekuatan dan kecepatan respons sistern kekebalan tubuh manusia. Karena itu, agar tubuh tetap sehat dan fit, pelajari langkah-Iangkah berikut dan ubah perilaku Anda!
1. Tidur 8 Jam Sehari
Sebuah survei menyebutkan bahwa sebagian besar wanita hanya tidur 6 jam setiap harinya. Anda termasuk diantaranya? Kalau ya, lingkaran hitam di seputar mata bukanlah satu-satunya risiko Anda. Sebab, kekurangan tidur juga mengakibatkan menurunnya kemampuan sistem kekebalan tubuh sebesar 10%! Hasilnya, Anda mudah terkapar sakit di tempat tidur bila suatu hari terserang keletihan. Tidurlah 8 jam sehari agar tubuh tetap segar.
2. Tertawalah
Penelitian modern mengungkapkan bahwa tertawa mulai dan tawa Cekikikan hingga tawa terbahak-bahak adalah olahraga ringan yang bermanfaat menurunkan tekanan darah serta melancarkan saluran pernafasan dan sirkulasi zat dalam tubuh.
Dan, Seperti olahraga lain, tertawa berakibat langsung terhadap peningkatan fungsi sistem kekebalan tubuh. Tertawa akan meningkatkan jumlah sel-sel pembasmi penyakit dalam tubuh, dan sekalipun senyum pada bibir Anda sudah hilang, kandungan sel-sel pembasmi ini tetap tinggi hingga beberapa saat lamanya. Bahkan ada pepatah menyebutkan, “a good laugh a day, keeps the doctor away”.
3. Jangan Pendam Emosi Anda
Mungkinkah diam-diam Anda membenci pekerjaan Anda sekarang? Atau, ada perlakuan pasangan yang membuat Anda kesal tapi tak pernah berani mengungkapkannya? Barangkali selama ini Anda terbiasa memendam rasa jengkel karena enggan berargumentasi, atau sekedar ingin menjaga ‘kedamaian’ di lingkungan Anda? Menurut Dr. Candace Pert, penulis buku Molecules of Emotion: Why You Feel the Way You Feel, emosi yang tertahan berakibat penumpukan beban kerja bagi sistem kekebalan tubuh. Sebab, emosi ‘beracun’ tersebut pada akhirnya mampu memproduksi zat-zat kimia dan hormon beracun yang dapat mengganggu kelancaran proses biokimia di seluruh tubuh. Jadi, menyimpan dendam dan emosi negatif bisa berakibat buruk terhadap kesehatan fisik Anda.
Kalau begitu, benarkah dengan selalu berpikiran positif akan membantu kita meningkatkan kekebalan tubuh? Setidaknya, menjalani hidup dengan hati lapang akan lebih menyenangkan ketimbang menyimpan unek-unek, bukan? Penelitian menyebutkan pula bahwa karakteristik sel-sel pembasmi penyakit milik orang-orang yang positif, cenderung lebih kuat dan agresif ketimbang mereka yang selalu berpikiran negatif. Karena itu, ekspresikan emosi Anda dengan jujur dan jangan berusaha menutupinya.
4. Kembangkan Optimisme
Bila melihat gelas setengah terisi, mana yang terlintas dalam pikiran Anda, Separuh penuh, atau separuh kosong? Sebuah penelitian terhadap para mahasiswa jurusan Hukum di UCLA, Amerika Serikat menyatakan, sikap optimis mempengaruhi ketahanan tubuh terhadap penyakit. Seluruh mahasiswa baru diteliti dan hasilnya menunjukkan bahwa kekebalan tubuh dan sel pembasmi penyakit, berubah kadamya pada saat pertengahan semester.
Mahasiswa yang menunjukkan sikap optimis dan antusias terhadap masa depannya, memiliki kadar zat kekebalan yang lebih tinggi daripada mereka yang selalu berpikiran pesimistis dan tidak memiliki tujuan hidup yang jelas.
5. Kurangi Stress
Pekerjaan Anda tergantung deadline, atau butuh preseritasi serta pidato di hadapan banyak orang? Stres yang berkepanjangan membuat Anda berisiko mengalami kekacauan emosi dan mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh Mengapa begitu?
Hipotalamus, pusat stres di otak, berperan menerima semua rangsangan yang masuk dan lingkungan sekitar serta dan bagian lain dalam otak dan sistem kekebalan tubuh. Sinyal yang diterima oleh hipotalamus memicu diproduksinya hormon antistres, yaitu kortisol. Kortisol berfungsi meredakan peradangan, meskipun sebenarnya peradangan adalah reaksi normal yang terjadi apabila ada zat asing memasuki tubuh. Problemnya, hipotalamus tak dapat membedakan stres yang disebabkan emosi dengan stres yang terjadi akibat aktivitas fisik. jadi, bila Anda sering mengalami stres, makin banyak hormon kortisol yang dihasilkan. jika tubuh terlalu sering mengeluarkan hormon antistres, di kemudian hari saat tubuh betul-betul dimasuki penyakit, sistem kekebalan tubuh akan melemah karena penyakit sudah kebal terhadap ‘serangan’ antibodi. Studi juga menyebutkan, kortisol menghambat produksi interferon, sejenis zat antivirus alami dan menghambat pula proses produksi antibodi.
6. Bersahabatlah Dengan Antioksidan
Vitamin A, C, dan E serta seng dan mineral selenium, dikenal sebagai zat antioksidan atau antiracun. Pada saat oksidasi untuk menghasilkan energi, tertinggal zat sisa yang disebut radikal bebas. Molekulnya mengandung elektron yang tidak stabil, dan karenanya menarik elektron lain dan sel-sel tubuh untuk menstabilkarinya. Aktivitas ini menghasilkan sejumlah radikal bebas baru yang menyebabkan kerusakan membran pada sel-sel tubuh. Kerusakan inilah yang memudahkan masuknya bakteri dan virus ke dalam tubuh.
Zat antioksidan (vitamin A, C, dan E) ber peran aktif melindungi membran sel tubuh dan kerusakan dan mengikat radikal bebas dari sistem tubuh. Plus, meningkatkan kerja sistem kekebalan tubuh secara alami. Untuk memperoleh antioksidan, biasakan konsumsi buah-buahan, sayuran berdaun hijau, teh, dan kacang-kacangan. Menurut para ahli, mengkonsumsi makanan tersebut secara langsung jauh lebih baik ketimbang menggantikannya dengan suplemen makanan. Selain lebih segar, Anda juga mendapatkan keuntungan lain yaitu kesenangan saat memakannya.
7. Perbanyak Minum
Bagaimana mengetahui kebutuhan akan air minum sudah terpenuhi dalam sehari? Teorinya, 8 gelas sehari memang sudah cukup, tapi bagi anda yang repot menghitungnya, amati saja warna air seni Anda. Bila berwarna keruh artinya anda kekurangan air dalam tubuh. Teruslah minum hingga air seni anda berwarna jernih. Air berperan menjaga keutuhan selaput lender dalam hidungdan tenggorokan, yang merupakan garis depan pertahanan tubuh terhadap penyakit yang masuk melalui saluran nafas.
8. Olahraga Teratur
Berolahraga sampai tubuh berkeringat bisa mengurangi risiko terserang penyakit. Tapi, hati-hatilah. Sebab, terlalu banyak olahraga juga bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh. Sebab, kerja terlalu berat menyebabkan sel-sel pembasmi penyakit kelelahan pula dan harus beristirahat selama 6-24 jam sebelum mampu aktif kembali. Bila selama 6-24 jam itu ada bibit penyakit yang menyerang tubuh, maka risiko Anda terkena akan lebih besar.
9. Kurangi Gula dan Makanan Manis
Manisan, kue-kue, dan softdrink tampaknya memang memberikan energi yang lumayan besar untuk sementara waktu.
Namun, memanjakan mulut dengan makanan manis bisa berakibat buruk karena memperlambat kerja sel pembasmi bakteri. Kandungan gula dalam jumlah besar akan mengurangi kemampuan sel darah putih untuk menghancurkan partikel asing yang masuk ke dalam tubuh. Pada penderita diabetes, kadar gula berlebih juga mempengaruhi fungsi neutrophils, yaitu sel yang memakan bakteri dan virus yang menyerang tubuh.
10. Konsumsi Sumber Makanan Alami
Jika Anda mulai bersin-bersin, tenggorokan serak dan gatal, cobalah perbaiki pola makan sebagai usaha pengobatan alami untuk mengatasi gangguan kesehatan. Berikut beberapa sumber makanan alami yang dapat Anda konsumsi.
• Buah-buahan seperti jeruk, wortel, dan pepaya yang mengandung vitamin C: berkhasiat memperpendek lamanya sakit flu.
• Kacang-kacangan dan seafood yang mengandung seng berkhasiat menanggulan gi infeksi berulang seperti flu dan pilek.
• Bawang putih, selama bertahun-tahun digunakan untuk menyembuhkan penyakit akibat infeksi saluran pernafasan, seperti bronchitis kronis, pilek menahun, dan influenza. Bawang putih mengandung vitamin A, Bi (thiamin), B2 (ribovlafin), dan C, serta seng dan kalsium. Jus bawang putih yang dicampur dengan madu berguna untuk menyembuhkan batuk, pilek, dan asma.
11. Lakukan Pijat Terapi
Sebuah penelitian terhadap pasien HIV menyebutkan, penderita yang melakukan pijat selama 45 menit 5 kali seminggu, mengalami penurunan hormon penyebab stress dan meningkatkan produksi sel pembasmi penyakit alami dalam tubuhnya. Tetapi, pemijatan dengan frekuensi yang lebih jarang dapat juga mengurangi hormon stres dan merangsang pemulihan system kekebalan tubuh. Anda dapat melakukan pijatan seorang diri atau pergi kepanti pijat professional, jika rajin melakukannya, sistem kekebalan akan membaik, Lebih baik lagi bila sesekali anda meluangkan waktu untuk bersantai, membebaskan tubuh dan pikiran anda dari ‘tegangan tinggi’
Tips & Trik : Tips Hentikan Cegukan
( http://www.kingfoto.com, Sabtu 30 September 2006 )
Anda pernah mengalami cegukan, ketika makan atau setelah makan(?), Berikut ini tips untuk menghilangkan cegukan, semoga bermanfaat.
Dari mana sebenarnya cegukan itu bisa muncul. Biasanya cegukan terjadi ketika seseorang baru selesai makan. Ini akibat diafragma di kerongkongan yang berkedut tanpa dikehendaki.
1. Tahan nafas Anda selama 15 detik. Setelah itu lepaskan secara perlahan. Ini bisa mujarab untuk mengobati cegukan.
2. Jika cegukan belum juga mereda, minum 10 teguk air putih pelan-pelan. Lakukan sambil menahan nafas. Ini ditujukan untuk menetralisasi diafragma di kerongkongan Anda.
3. Cara ketiga Anda bisa menggunakan kantung kertas dan bernafas dengan itu. Jika tak juga berhasil sebaiknya Anda bersabar. Cegukan jangan dirasa-rasa. Tanpa Anda sadari cegukan akan hilang begitu saja.
30 September 2006
Fak-fak : Bulog Datangkan Ribuan Ton Beras, Jatah Raskin Untuk Teluk Etna Langsung di Kirim Dengan Menggunakan KM Lintas Papua
( Cenderawasih Pos, Jumat 29 September 2006 )
Sebanyak 1.500 ton beras jenis medium di datang Perum Bulog Sub. Divre Fakfak dari Sorong dengan menggunakan alat angkut kapal laut KM. Lintas Papua, Kedatangan ribuan ton beras dari kota Sorong ini tentunya guna mengantisipasi permintaan beras yang semakin meningkat di bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri yang semakin dekat.
Kapal KM. Lintas Papua, yang membawa 1.500 ton beras jenius medium dari kota Sorong, saat ini telah merapat di pelabuhan Fakfak dan sedang melakukan pembongkaran dari pelabuhan Fakfak menuju gudang penampungan Dolog Fakfak.
Kepala Perum Bulog Sub. Divre Fakfak, Muhammad Ishak Majid, di ruang kerjanya mengatakan, didatangkannya ribuan ton beras dari Sorong ke Kabupaten Fakfak mengingat saat ini stok beras untuk persediaan gudang untuk kepentingan masyarakat di bulan Ramadhan dan Idul Fitri saat ini hanya
sebanyak 600 ton beras.
Dengan ketersediaan stok yang hanya tinggal 600 ton beras yang masih berada di gudang sehingga untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Fakfak di bulan Ramadhan dan Idul Fitri dipandang perlu untuk mendatangkan 1.500 ton beras yang saat ini didatangkan dari Sorong melalui Perum Bulog
Sorong yang telah tiba dengan KM. Lintas Papua, tandas kepala Perum Bulog Sub Divre Fakfak, Muhammad Ishak Majid, kepada Fakfdak Expres, di ruang kerjanya, Kamis (28/9).
Menurutnya, dengan memasuki bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri dipastikan kebutuhan akan permintaan beras di masyarakat akan semakin meningkat sehingga dengan masuknya tambahan 1.500 ton beras jenis medium ini sudah dapat mengatasi kebutuhan masyarakat di bulan Ramdhan dan Idul Fitri, bahkan dengan ketersediaan stok beras sebanyak 2.100 ton mampu bertahan hingga bulan Fenruari 2007.
“Masuknya KM. Lintas Papua dengan membawa 1.500 ton beras dari Sorong maka saat ini ketersediaan pangan di Kabupaten Fakfak sebanyak 2.100 ton, dengan jumlah sebanyak ini dapat mengatasi kebutuhan beras di tengah masyarakat selama bulan Ramadhan, Idul Fitri dan hari raya natal dan tahun baru 2007 yang tinggal beberapa bulan saja”, tandasnya.
Dengan bertambahnya stok beras di Kabupaten Fakfak, maka sejak kemarin (Kamis, 28/9) jatah raskin untuk Distrik Teluk Etna Kabupaten Kaimana untuk triwulan II dan III sebanyak 86 ton beras yang belum terkirim bulan kemarin kini telah terangkut menuju Teluk Etna.
Sedangkan jatah Raskim untuk Teluk Arguny, Kabupaten Kaimana jatah triwulan III yang belum terkirim dalam waktu dekat ini Bulog Sub Divre Fakfak akan mengirimkan sebanyak 54 ton beras. Untuk Kabupaten Fakfak, kata dia, penyaluran beras Raskin sampai akhir sepetember telah terealisasi sekitar 90 persen karena untuk saat ini jatah Raskim untuk Distrik Bomberay dan Distrik Fakfak Kota belum tersalurkan, untuk penyaluran jatah raskin di Distrik Bomberay dan Fakfak Kota dipastikan dalam waktu dekat ini Perum Bulog Sub. Divre Fakfak telah menyalurkannya ke titik distribusi. (ric)
Merauke : Hari ini, Nasib Kapal Tengker MT Star Ditentukan, Dituntut Dirampas Karena Bantu Illegal Fishing
( Cenderawasih Pos, Jumat 29 September 2006 )
Direcanakan hari ini (Jumat (29/9), nasib kapal tanker MT Star-VII dan nahkoda kapal Pepen Marthin Ratana (27) yang menjadi terdakwa I dan Kepala Kamar Mesin Joseph Kadari (61) yang menjadi terdakwa II, ditentukan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Merauke yang diketuai Eduar Manalip, SH dengan hakim anggota Rahmat Selang dan Wempi WJD, SH, dalam memutuskan apakah dirampas untuk negara bersama muatannya atau tidak.
Minggu lalu, Jaksa Penuntut Umum Suparno, SH, M.Hum menyatakan kapal tanker berbendera asal Hondura yang telah memuat solar sebanyak 2.213 ton terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan illegal fishing di sekitar Laut Arafura dengan cara menyiapkan dan mensuplay BBM kepada kapal-kapal yang sedang melakukan penangkapan ikan secara illegal, sebagaimana diatur dalam Pasal 93 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat(1) UU Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan, Jo Pasal 56 ayat (1) KUHP, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Karena bersalah itu, maka Jaksa Penuntut Umum, menyatakan barang bukti berupa kapal tanker MT Star-VII, solar 2.213 ton dan 1 bundel dokumen dirampas untuk negara Sedangkan nahkoda dan kepala kamar mesin kapal dituntut 5 tahun penjara ditambah denda masing-masing Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan dan diperintahkan untuk ditahan serta membayar biaya perkara Rp 5.000.
Hal-hal yang memberatkan kedua terdakwa, karena para terdakwa telah 10 kali melakukan transfer BBM di hukum teritorial Indonesia tanpa izin dari Pemerintah Indonesia, perbuatan para terdakwa mempermudah kegiatan illegal fishing dan telah merugikan negara.
Sebagaimana yang terungkap, kapal asing tersebut ditangkap KRI Layang-805 14 Juli 2006 sekitar pukul 08.55 WIT. Saat itu, MT Hondura sedang dikelilingi banyak kapal penangkap ikan. Ketika terdeteksi oleh
KRI Layang, kapal tanker tersebut mencoba melarikan diri dengan mengubah haluan ke Laut Australia dengan menambah kecepatan. Awalnya, KRI Layang-805 memberi tembakan peringatan, namun kapal tanker tersebut tidak mau berhenti. Namun setelah KRI Layang memberi tembakan meriam 2 kali barulah kapal tersebut berhenti. Kemudian, oleh KRI Layang melakukan pemeriksaan ditemukan 2.213 ton solar diatas kapal tersebut.
Selain itu, dalam melakukan kegiatannya ternyata kapal tersebut tidak dilengkapi dengan Izin dari Pemerintah Indonesia dan kegiatan yang dilakukan itu tanpoa berdasarkan persetujuan internasional dengan n Pemerintah RI, serta muata 2.2134 ton solar yang dimuat itu tanpa Dilevery Order (DO).
Selain itu, kapal ini juga telah melakukan 10 kali tranfer BBM sebelum penangkapan tersebut berdasarkan Jurnal Laut/long book yang ditemukan di atas kapal tersebut. (ulo)