(www.bintangpapua.com, 26-4-2012)
SUPIORI Walaupun
terkesan penuh kehati-hatian akan kehadiran investor asing maupun
nasional yang ingin menggarap potensi Sumber Daya Alam (SDA) Supiori,
namun pintu bagi investor di Supiori terbuka lebar. Buktinya, Pemerintah
Daerah kabupaten Supiori merestui kehadiran salah satu investor asing
asal China Taipe untuk menggarap potensi kelautan dan perikanan Supiori.
Bupati Kabupaten Supiori, Fredrik Menufandu SH MH MM., usai pertemuan dengan Dirut. PT. Merdeka Ocean Indonesia, Mr. Ho Kwok Kwang Polo dan Dirut. PT. Master Papua Indocentral, Mr. Yohanes Ronsumbre yang dilakukan di Aerotel Irian Biak, jumat (20/4) pekan lalu, mengatakan, pertemuan dengan pihak investor dilakukan dalam rangka menyatukan persepsi-persepsi yang berbeda antar Pemda Supiori dengan Investor.
Pertemuan dengan investor tersebut telah dilakukan lebih dari satu kali, selain untuk menyatukan persepsi-persepsi, tujuannya lainnya adalah membicarakan banyak hal yang berhubungan dengan masa depan Supiori dan juga untuk melihat kesungguhan investor berinvestasi di Supiori.
Kami membuka diri untuk investor mana saja (PMA/PMN) yang ingin menggarap potensi-potensi yang ada di Supiori terutama potensi kelautan dan perikanan, namun kita juga harus hati-hati, dan untuk investor yang saat ini, kami sudah temui titik temu,dimana ada sejumlah hak dan kewajiban yang harus kami sama-sama pahami, dan akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) nanti, jelas Bupati Fred sapaan akrabnya. Ya, potensi perikanan yang dimiliki Supiori cukup menjanjikan. Potensi ini bila digarap dengan baik dan sungguh-sungguh, maka income yang bakal diperoleh dari kegiatan kelautan dan perikanan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Supiori.
“Untuk sementara mereka bisa langsung action di lapangan dengan Rekomendasi Pemda Supiori sambil menunggu finishing regulasi MoU, tegas Bupati Fred.
Sejumlah kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan tersebut, sebut Bupati, adalah Pemda Supiori akan mencarikan lokasi strategis untuk pembangunan Factory (pabrik) pengolahan hasil laut dan juga pembangunan dermaga kapal, sementara pihak perusahan dalam perjalanannya berjanji akan membantu Pemda Supiori dalam berbagai hal, seperti pendidikan, infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami mengharapkan yang paling penting adalah kegiatan perusahaan ini sustanable yaitu mampu menghidupkan atau melayani juga kebutuhan pasar lokal, jelas Bupati.
Sementara itu, Dirut. PT. Master Papua Indocentral, Mr. Yohanes Ronsumbre, dalam pertemuan tersebut, kepada Pemda Supiori, memberikan apresiasi terhadap kepeduliaan dan keseriusan Pemda Supiori terkait keinginan perusahaannya untuk berinvestasi di Supiori.
kami berterimakasih kepada Bupati dan jajarannya yang telah memberikan apresiasi untuk masalah ini, apa yang kami putuskan dan kami sepakati akan tetap menjadi perhatian perusahaan selama ada di Supiori, jelas pilot Garuda Indonesia ini.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Supiori Yan Imbab, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Supiori Theodorus Kmurawak, Kepala Bappeda Supiori Ocktovianus Rumere, Staf Khusus Bupati Supiori Yohanes Korro dan Kabag Kepegawaian Supiori Rafles Ngilamele serta Kepala Sat. Pol. PP Supiori Marthen Kafiar. (hen/don/lo2)
Suasana pertemuan Pemda Supiori dengan Investor China Taipe di Aerotel Irian Biak pekan kemarin.
Bupati Kabupaten Supiori, Fredrik Menufandu SH MH MM., usai pertemuan dengan Dirut. PT. Merdeka Ocean Indonesia, Mr. Ho Kwok Kwang Polo dan Dirut. PT. Master Papua Indocentral, Mr. Yohanes Ronsumbre yang dilakukan di Aerotel Irian Biak, jumat (20/4) pekan lalu, mengatakan, pertemuan dengan pihak investor dilakukan dalam rangka menyatukan persepsi-persepsi yang berbeda antar Pemda Supiori dengan Investor.
Pertemuan dengan investor tersebut telah dilakukan lebih dari satu kali, selain untuk menyatukan persepsi-persepsi, tujuannya lainnya adalah membicarakan banyak hal yang berhubungan dengan masa depan Supiori dan juga untuk melihat kesungguhan investor berinvestasi di Supiori.
Kami membuka diri untuk investor mana saja (PMA/PMN) yang ingin menggarap potensi-potensi yang ada di Supiori terutama potensi kelautan dan perikanan, namun kita juga harus hati-hati, dan untuk investor yang saat ini, kami sudah temui titik temu,dimana ada sejumlah hak dan kewajiban yang harus kami sama-sama pahami, dan akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) nanti, jelas Bupati Fred sapaan akrabnya. Ya, potensi perikanan yang dimiliki Supiori cukup menjanjikan. Potensi ini bila digarap dengan baik dan sungguh-sungguh, maka income yang bakal diperoleh dari kegiatan kelautan dan perikanan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Supiori.
“Untuk sementara mereka bisa langsung action di lapangan dengan Rekomendasi Pemda Supiori sambil menunggu finishing regulasi MoU, tegas Bupati Fred.
Sejumlah kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan tersebut, sebut Bupati, adalah Pemda Supiori akan mencarikan lokasi strategis untuk pembangunan Factory (pabrik) pengolahan hasil laut dan juga pembangunan dermaga kapal, sementara pihak perusahan dalam perjalanannya berjanji akan membantu Pemda Supiori dalam berbagai hal, seperti pendidikan, infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami mengharapkan yang paling penting adalah kegiatan perusahaan ini sustanable yaitu mampu menghidupkan atau melayani juga kebutuhan pasar lokal, jelas Bupati.
Sementara itu, Dirut. PT. Master Papua Indocentral, Mr. Yohanes Ronsumbre, dalam pertemuan tersebut, kepada Pemda Supiori, memberikan apresiasi terhadap kepeduliaan dan keseriusan Pemda Supiori terkait keinginan perusahaannya untuk berinvestasi di Supiori.
kami berterimakasih kepada Bupati dan jajarannya yang telah memberikan apresiasi untuk masalah ini, apa yang kami putuskan dan kami sepakati akan tetap menjadi perhatian perusahaan selama ada di Supiori, jelas pilot Garuda Indonesia ini.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Supiori Yan Imbab, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Supiori Theodorus Kmurawak, Kepala Bappeda Supiori Ocktovianus Rumere, Staf Khusus Bupati Supiori Yohanes Korro dan Kabag Kepegawaian Supiori Rafles Ngilamele serta Kepala Sat. Pol. PP Supiori Marthen Kafiar. (hen/don/lo2)